Beranda > Hikmah > Surat Untuk Orang Tua

Surat Untuk Orang Tua

Surat Untuk Orang Tua

karya: Akbar

Bapak,

Ibu,

Apa yang kau pandang dari aku?

Apakah angka-angka di buku akhir semester?

ataukau nilai-nilai test aku tiap minggu?

Bapak,

Ibu,

Adakah kau kan marah pada aku, sambil berkata,

“Percuma aku sekolahkan kamu, kalau nilaimu seperti bebek berduyun-duyun ke sawah.”

Datanglah marah-mu

tatkala

nilaiku seperti bangku terbalik.

Bapak,

Ibu,

yang selalu aku cintai,

Apakah standard baik buruknya aku di hadapanmu?

Apakah hasil ulangan Matematika-ku?

Wahai Ayahku yang gagah,

kapiten patimura-ku di rumah.

Wahai ibuku yang sabar,

yang di kakimu bernaung syurga.

Tolong, jangan kau hargai

kepala-kepala aku dengan nilai

Tolong jangan kau stempel,

Hitam-putih aku dengan angka-angka.

Lihatlah, gagak yang serampun ada gunanya.

semut yang lemah pun ada kelebihannya.

Pak, sayapku masih terlalu gagah,

untuk kau kurung dalam sebuah sudut pandang.

Bu, potensiku masih terlalu luas,

untuk kau sudutkan dalam sebuah angka.

Aku rasa,

potensiku masih terlalu luas,

untuk kau sudutkan dalam sebuah sudut pandang.

Tangan-tanganku bergetar hebat

demi gairah yang meluap

untuk menjadi sesuatu yang aku mau.

Bapak,

Ibu, kuharap semua dugaanku itu salah.

Maaf..!!!!

aku hanya ingin menjadi sesuatu.

Kategori:Hikmah
  1. Januari 15, 2007 pukul 2:07 pm

    Bagus. Suara hati “anak-anak” yang menyentuh hatiku sebagai orangtua bagi dua bocah.

    Kebetulan, baru saja anak-anakku mendapat rapor dari guru mereka. Aku merasa bersyukur telah “dibantu” oleh para guru itu untuk memantau perkembangan anak-anakku. Aku jadi tahu, bidang-bidang manakah yang lebih membutuhkan perhatianku sebagai orangtua… yang ingin agar kita semua bernilai baik dalam “rapor” yang “ditulis” oleh malaikat Raqib dan Atid di kanan-kiri kita masing-masing.

  2. Januari 15, 2007 pukul 3:13 pm

    kalau boleh tau anak Anda sekarang SD/SMP/SMA?

    Tidak semua anak bisa menguasai pelajaran. tidak semua mata pelajaran diminati oleh anak-anak. Ada bidang-bidang tertentu yang diminati oleh anak-anak. jadi ukuran seorang anak itu pintar atau tidak, bukan dari nilai matematikanya yang 10 atau nilai fisikanya yang 9. karena ukuran pintar atau tidak bukan dari mata pelajaran itu.

    • fernando
      Maret 4, 2012 pukul 8:29 am

      Jaka sembung bawa golok

  3. April 8, 2013 pukul 11:58 am

    Salut Sama Bocah Itu :) Salut Nuwus Hebak Rek ^_^
    Tapi Ini Kan Bukan Surat Untuk Orang Tua Lebih Tepatnya Ini Puisi

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 201 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: