Beranda > Tulisan Orang > Dunia Semakin Mengejutkan: Iran Vs AS Menuju Perang Dunia Ketiga

Dunia Semakin Mengejutkan: Iran Vs AS Menuju Perang Dunia Ketiga

Dunia Semakin Mengejutkan: Iran Vs AS Menuju Perang Dunia Ketiga

Oleh: Muhammad Alkaf

800px-flag_of_iransvg.pngflaga.jpgPasca kemenangan historis dan dramatik pasukan “majelis taklim” Hizbullah, Lebanon, rencana Amerika dan Israel untuk membangun Timur Tengah Baru dengan peta dari Tel Avif, sungai Furat sampai sungai Nil kini tinggal mimpi belaka. Sekarang telah muncul “Timur Tengah Baru” yang didesain oleh kehendak perjuangan tak kenal lelah Hizbullah. Mitos pasukan Israel yang tak terkalahkan sudah terhapus dari benak dan otak. Sudah tinggal cerita masa lalu bahwa Israel mampu mengalahkan beberapa negara Arab hanya dalam tempo tiga hari selama perang Arab-Israel.

Menghadapi pasukan majelis taklim—saya menyebutnya pasukan majelis taklim, karena jumlah tentara hizbullah hanya ribuan dan dengan peralatan yang “kurang canggih dan pas-pasan” bila dibandingkan dengan persenjatan militer Israel —pasukan Israel bak tikus-tikus yang lari tunggang langgang karena ketakutan. Pasukan Israel harus menelan pil pahit kekalahan bersejarah selam perang 33 hari musim panas tahun lalu.

Kemenangan di luar dugaan banyak kalangan tersebut kiranya mampu menepis anggapan sebagian orang bahwa rasa-rasanya mustahil membebaskan secara permanen al Quds dari cengkraman Israel . Bahwa pembebasan Palestina itu mudah jika umat Islam solid, bersatu dan mempunyai tekad bersama yang kuat. Bukankah Imam Khomaina ra pernah mengatakan bahwa andaikan setiap Muslim membawa satu ember air lalu diguyurkan ke Israel niscaya seluruh Israel tenggelam. Ini sebuah ilustrasi yang menarik. Imam mengingatkan kita bahwa umat Islam mempunyai potensi besar bila mereka mau bersatu untuk menganyang musuhnya. Persoalannya adalah kita masih sibuk dalam perselisihan dan percekcokan internal yang tidak perlu, seperti isu mazhab: Sunnah-Syiah dll.

Jumat terakhir bulan Ramadhan yang dicanangkan Imam Khomaini sebagai hari al Quds dan beliau menyebutnya sebagai hari Islam dan hari pembebasan kaum mustadafin di seluruh dunia adalah keputusan bersejarah yang sangat brilian dan patut diapresiasi secara maksimal oleh umat Islam dimana pun mereka berada. Turunnya jutaan orang di pelbagai belahan propensi Iran untuk meneriakkan yel-yel “mampus Amerika”, “mampus Israel” Jumat kemarin, 5/10/2007 begitu juga di Indonesia, Irak, Afghanistan, Lebanon dsb akan menjadi mimpi buruk buat Israel dan isyarat jelas bahwa mereka adalah penjajah dan masa kekuasaan mereka sudah berada di ujung tanduk.

Dunia ke depan mungkin akan menyaksikan serangkaian kejutan-kejutan baru yang lebih di luar dugaan banyak pakar politik. Sesuatu yang pasti adalah bahwa jarum sejarah dunia selalu menuju ke arah Islam. Bola kini selalu mengarah ke Islam. Siapa menyangka Iran yang diembargo lebih dari 20 tahun oleh Amerika dan mengalami “babak belur” selama perang dengan Irak kini dengan mengandalkan potensi sarjana-sarjana dalam negerinya mampu mencapai tehnologi nuklir, bahkan Iran telah mengklaim telah masuk dalam jajaran negera-negara yang menguasai tehnologi nuklir. Siapa mengira, akhirnya justru Hamas yang tidak dikehendaki Barat memimpis mayoritas suara di pemilu Palestina. Siapa menduga skenario Amerika untuk membikin pemerintah boneka di Irak gagal, dan di Irak, mereka justru memasuki lumpur yang sangat sulit bagi mereka untuk keluar darinya. Sementara itu, di Turki, hembusan angin Islam menerpa muka media ketika kelompok berhaluan Islam mampu memperoleh suara signifikan di majelis. Turki yang kental berhaluan sekuler kini harus berhadapan dengan kelompok Islam yang duduk di kursi kekuasaan yang tinggi. Dan Ahmadinejad semakin mengejutkan dan bersinar dan layak disebut “the one man of year” ketika pidato, penampilan santunnya, dan kekuatan logikannya di Universitas Kolombia mampu meredam pertanyaan-pertanyaan nakal ttg Iran dan Islam. Dan minimal selama 2 hari media barat dan media dunia sibuk mengulas dan membicarakan orang nomer wahid di pemerintahan eksekutif Iran ini. Iya, Ahmadinejad keluar sebagai the real winner, sedangkan Bush dan antek-anteknya menikmmati posisi sebagai rennur-up, atau mungkin lebih tepat pecundang.

Media Barat selalu berbicara ttg kemungkinan dan semakin dekatnya operasi militer Amerika terhadap Iran . Utamanya, setelah mereka melihat bahwa Iran tetap bandel dan tak bergeming pasca penjatuhan dua kali sangsi Dewan Keamanan PBB yang tidak terlalu berpengaruh secara signifikan terhadap kebijikan politik dan ekonomi. Persoalannya apakah mudah menginvasi Iran ? Apakah Iran seperti Irak dan Afganistan? Apakah Iran tidak punya peralatan militer berarti yang bisa mengimbangi serangan militer AS? Apakah Amerika dan sekutunya begitu mudah menaklukkan Iran yang terkenal dengan patriotismenya dan semangat syahadah (menjadi syahid di jalan Allah) karena terinspirasi dengan perjuangan Imam Husin as?

Masih cukup segar dalam ingatan kita bahwa perang Irak-Iran , Iran dikeroyok oleh lebih dari 30 negara. Tapi apa yang terjadi? Bara revolusi Islam bukan hanya tidak padam, bahkan semakin menyala dan terang-benderang. Pasukan Islam Iran mampu merebut kembali beberapa kawasan yang dikuasai oleh Pasukan Sadam dengan senjata yang sederhana dan mereka berhasil mencegah ambisi Sadam dan Amerika. Sehingga saking pusingnya Sadam menghadapi pasukan Iran , lalu ia mengunakan senjata Amerika yang dibelinya dari Eropa dan Amerika. Kini, kita tahu bahwa pasukan Iran sekarang bukan hanya tidak lemah bahkan jauh lebih kuat secara moril dan meteril (persenjataan). Bahkan kementeriaan pertahanan Iran baru-baru ini melaporkan bahwa dalam sebagian bidang persenjatan penting, Iran sudah mandiri dan “overdosis” alias lebih dari cukup. Tentu tidak semua persenjatan yang dimiliki Iran dipamerkan ke publik. Alhasil dari apa yang diberitakan saja, persenjatan Iran terasa paling keren dan mentereng di Timur Tengah. Karena itu, wajar saja dan bukan omong kosong bahwa pemimpin spiritual tertinggi Iran , Ayatullah Khamenei berulang kali menegaskan bahwa serangan militer sekecil apapun terhadap negaranya akan dibalas dengan pukulan telak dan keras.

Orang yang menilai bahwa kalau Iran diserang oleh AS maka tamatlah riwayat negeri Mullah ini adalah orang yang tidak tidak baca koran atau tidak mampu membeli koran sehingga tidak tahu menahu apa-apa. Jika memang Iran mudah ditaklukkan dan diduduki, maka logikanya sejak dahulu Amerika akan melakukan itu, bukan malah menunggu tumbuh besar dan kuat. Sebab, pohon Revolusi yang berkah ini telah tumbuh kuat dan akarnya kokoh serta daunnya menjulur ke angkasa, sehingga mencabutnya bukan perkara mudah, kalau tidak dikatakan mustahil. Simpati rakyat dunia sekarang begitu tampak pada Presiden Iran . Ahmadinejad disambut luar biasa oleh rakyat di negara yang dikunjunginya dalam beberapa kunjungannya di kawasan asia , Amerika Latin dll. Bandingkan dengan amarah dan demontrasi anti Bush yang mewarnai lawatannya ke pelbagai penjuru dunia. Menurut hemat saya, hanya ada satu kunci untuk menghabisi dan menguasai Iran , jauhkan umat dari ulamanya dan non-aktifkan majelis-majelis yang menghidupkan peringatan Asyura. Selama di kalbu anak-anak muda Iran masih ada nama Imam Husin dan perjuangannya dalam membela agama kakeknya Nabi Muhammad saw, maka kekuatan apapun di dunia ini tidak akan pernah dapat menumbangkan Republik Islam Iran.

Akhirnya, jika Bush memanfaatkan kegilaan pribadi dan politiknya untuk tetap menyerang Iran , apapun yang terjadi, maka kita akan saksikan peperangan besar yang dampaknya mengelobal dan mendunia. Dan Iran lebih siap untuk menyambut tantangan dan petualangan Amerika. Sedangkan moral pasukan AS saat ini sedang drop karena terbukti banyak tentara mereka yang secara suka rela bunuh diri dan angkanya sangat memprihatinkan dan banyak anak-anak muda lari dari pendaftaran menjadi tentara, sehingga karena itu dewan pertahanan Amerika perlu mengimang-iming mereka dengan gaji yang besar. Sementara Iran memiliki lebih dari 15 juta pasukan basiji (tentara sukarela dari kalangan rakyat yang terlatih secara militer). Dan pasukan Iran merindukan kehadiran di tengah medan perang untuk membela Islam dan meneguk madu syahadah. Tidak ada ibu-ibu yang protes karena anaknya terbunuh seperti yang terjadi di Amerika. Tidak ada istri-istri yang menyalahkan pemerintah karena mengirim suami-suami mereka ke front. Jusru pasukan Iran diantar oleh ibu dan istri mereka menuju front untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Pemandangan seperti ini biasa kita saksikan selama perang Irak-Iran. Dan jangan lupa bahwa masyarakat Iran sangat loyal kepada pemimpin agama. Jika pemimpin spiritiual tertinggi Iran, Ayatullah Khamenei menabuh genderang perang melalui fatwanya maka kita pasti akan menyaksikan mayoritas rakyat Iran, tua-muda akan mendukung dan mengamininya, atau bahkan mensyukurinya karena mereka diberi kesempatan untuk menjadi syahid dan menyetor nama-nama syuhada dari keluarga dan kerabat mereka. Masyarakat seperti ini jangan ditantang dan ditakut-takuti dengan perang, tapi ajaklah damai. Karena bila sedikit saja Anda berlaku zalim kepada mereka, maka mereka akan mengejar dan menuntut Anda.[]

Selamat menikmati kejutan berikutnya!

Sumber: ISLAT

Kategori:Tulisan Orang
  1. Januari 5, 2009 pukul 5:56 pm

    1. Betul emang, dengan kepemilikian senjata nuklir, suatu negara memiliki daya tawar tersendiri. Namun berbicara Iran, sampai saat ini yang aku ketahui Iran hanya menggunakan nuklir untuk tujuan sipil.

    2. Hamas memang berbeda dengan Hizbullah.

  2. abu Rafif
    Januari 5, 2009 pukul 6:56 pm

    Permasalahannya sepele sebenarnya, jika rumah kita dimasukin maling, apa kita malah mempersilahkan si maling , apalagi menawarkan si maling, mau ambil yang mana lagi dari rumah kita? silahkan silahkan mau ambil yang mana lagi…ini yang selalu dilakukan oleh negara negara yang sudah menjadi budak budak agresor negara negara anti agama.
    Sebut saja negara2 arab, indonesia, adalah contoh negara2 yang sudah tidak mampu mengatur negaranya sendiri atau seperti ilustrasi diatas, negara yang alih 2 mengusir maling2 itu dari negara mereka , mereka malah mempersilahkan maling2 untuk menguasai rumah mereka
    sangat lucu…..

    Kita ketahui dimanapun dan kapapun mereka maling2 Amerika, yahudi datang pasti chaos, ketimpangan, kehancuran yang terjadi. Beda jika Islam datang kesuatu tempat atau wilayah, kapanpun dan dimanapun maka ketenangan ,damai yang kita dapati.

    Perang itu sejatinya sesuatu yang alami, yang harus dilakukan, ketika maling maling itu memasuki rumah kita , mau ga mau harus diusir, dihajar dulu kalo perlu, biar kapok !!!

    Bukan punya atau tidak punya nuklir yang jadi ukuran untuk berperang, ketika maling2 itu memasuki wilayah rumah kita, kesadaran kita, pemahaman kita maka harus dihajar…bukankah sudah cukup lengkap dicontohkan diperang2 yang dipimpin Rosulallah SAW..

    Alasan untuk berperang yang lainnya yaitu untuk menegakkan din Allah. Perang itu keniscayaan.
    Hidup mulia menjalankan Perintah dan larangan Allah atau jika kondisi itu tidak bisa dijalankan maka lebih baik mati sebagai syuhada, daripada harus menjadi anjing anjing AMERIKA dan YAHUDI.

  3. Januari 6, 2009 pukul 2:27 am

    Namun kalau kita berbicara masalah perang, itu juga membutuhkan strategi dan taktik, tidak latah asal pencet tombol ala Ahmad Sarwat.

    Saya tidak ingin terjerumus pada dikotomi Islam-Yahudi. Tetapi saat ini, yang sedang melakukan peperangan adalah Zionis melawan Hamas. Saya tidak berani mengatakan Zionis itu merupakan representatif dari Yahudi karena menurut Yahudi Ortodoks, Zionis hanyalah paham rasial yang sangat bertentangan dengan ajaran agama Yahudi.

    Ini bukan permasalahan agama, tetapi permasalahan politik. Permasalahan politik yang kemudian dibungkus dengan bungkus agama.

  4. Januari 6, 2009 pukul 3:52 am

    @ Ressay

    Ternyata ini merupakan sebuah bukti nyata bahwa tidak saja Baashir & Amrozi Cs yang mengatas namakan agama untuk kekerasan, buktinya Israel dan Zionismenya sendiri melakukan hal yang serupa.

  5. Januari 6, 2009 pukul 4:00 am

    Siapapun diantara kita memiliki peluang untuk melakukan hal seperti itu.

  6. yan p
    Januari 21, 2009 pukul 10:14 am

    betengkarlah kalian semua, sementara anak-anak palestina yang mati terbunu (syahid) memandang ke arah kalian penuh kebencian

  7. andre
    Februari 21, 2009 pukul 11:55 am

    kenapa orang selalu berpikir untuk perang??

    kenapa orang selalu berpikir untuk membedakan yang benar dan sesat atas nama agama?

    padahal kalo tidak seperti itu,akan tercipta kedamaian..

    orang sudah muak dengan orang yang berbicara tentang agama mereka,bahwa pada merekalah ada kedamaian dan kebenaran..

    hal ini yang memunculkan pandangan2 modern untuk percaya hanya pada tuhan tanpa memiliki agama..yang penting tuhan itu ada titik..

    • ASDIE
      Desember 13, 2009 pukul 9:23 am

      memang kamu ga tahu kalau sampai hari kiamat Islam akan terus di ronrong dengan yahudi dan Nasara.
      itu sudah tercatat di catatan yang tidak akan salah..”Holy Qur’aan.
      “yahudi tak akan berhenti, sampai engkau mengikuti mereka”. jdi kalau kmu membenarkan Yahudi ya….silahkan.kmu mau di pihak mana

  8. Februari 21, 2009 pukul 4:39 pm

    Makanya, kita akan memandang segala sesuatu itu secara epistemologis ataukah fenomenologis?

  9. COOL
    Maret 20, 2009 pukul 8:23 am

    untuk apa berperang……

    lebih baik kita serukan kata “damai”

    • ASDIE
      Desember 13, 2009 pukul 9:30 am

      kita serukan damai kalau Seluruh Sari’at islam Telah tegak (Imam Mahdi sudah datang).
      baru setelah itu berhembus Angin sepoi2x yang akan menjadikan seluruh manusia yang beriman (islam akan mati seluruhnya)
      dan orang2 kafir bebas se bebasnya hingga mereka tidakk malu lagi bersenggama di depan umum, pada saat ini bahkan mereka bisa menghancurkan situs2x islam… dan mereka akan terus melakukanya hingga sangkakala ditiup dan mereka akan menghadapi hari KIAMAT. begono kurang lebih yang aku tahu

  10. Juni 26, 2009 pukul 12:50 pm

    begini,saudar-saudaraku seiman dan sehidup!
    ketika kita melihat,memandang dan menerawangi kehidupan sekarang memang sangat membutuhkan kelogisan yang tinggi…seperti contoh
    Mengapa akan ada perang?
    Mengapa ada perpecahan darah lagi..?
    Dunia sudah diatur oleh maha kuasa,seperti Film yang sudah ada skenarionya..
    betul?coba kalian berfikirlah,seandainya mau berargument bagi agama islam tengok kitab suci al-qur’an,bagi yang beragama nasrani sama saja,tengok kitab sucinya?sudah ad,yan terpenting persiapkan diri kita!!!apapun yang terjadi itu yang harus kita lalui..
    ingatkah kalau nuklir itusudah ada sejak dulu…
    ingatkah perang sudah jadi konsep kehidupan?
    ingatkah manusia hidup di bumi untuk apa?
    ingatkah kita akan kembali ke maha kuasa?
    so,tinggal kita mempersiapkan apa yang akan datang?damai harus,perang???
    sekarang saya bertanya kalau indonesia berada pada satu negara yang sedang berperang,entah suku atau budayaatau nasionalisme kita dihinjak-hinjak oleh orang lain,apa yang akan anda lakukan?
    narasi kehidupan bukan untuk dikomentari dari satu sudut tetapi dicermat dengan benar-benar karena suara anda bisa mempengaruhi orang lain…

  11. muhammad
    Februari 28, 2010 pukul 12:04 am

    KERUSAKAN DI DUNIA INI KARENA PERBUATAN MANUSIA YANG BEJAT DAN TERLAKNAT. AKANKAH DUNIA INI AKAN DAMAI, AMAN???? ATAU DUNIA INI AKAN QIYAMAT DALAM WAKTU TAK LAMA. HAL INI HANYA KARENA PERBUATAN MANUSIA YANG BODOH…. WE LOVE PIECE BOY…!

  12. Agustus 5, 2010 pukul 2:26 am

    Lebih baik mati menjadi orang baik daripada hidup menjadi orang pengecut dan hanya diam seolah keadaan baik2 saja ..

  13. November 4, 2010 pukul 4:37 pm

    hanya yahudi yg mementing kan diri sendiri,, damai ,, itu kata mereka ketika harkat dan martabat islam di injak injak,,, supaya mereka leluasa menjajah dan menghancurkan islam,,, alasan teroris senjata paling ampuh untuk memburu tokoh-tokoh islam…. itu fakta, mari kita renungkan semua..

  14. uchiha
    Februari 19, 2011 pukul 5:44 am

    hanya orang / negara bodoh saja ( yang berani menyerang negara yang suka jihad dan tak takut mati seperti iran )

    • sasuke
      Maret 30, 2011 pukul 8:11 pm

      lu kate iran tuch negara hebat apa?
      gw ksh tau ama u, iran tuch negara OMONG BESAR doang/TONG KOSONG NYARING BUNYINYA.
      sama sprt negara2 islam lainya, mesir,arab saudi,libya,jordania,syria,tunisia,dlsb, pernah bermulut besar jg sprt iran. tetapi akhirnya KALAH jg.
      ISRAEL VS 9 NEGARA ARAB, yg dimenangkan oleh ISRAEL.
      APALAGI KALO 1 VS 1? jwbnya YA PASTI BABAK NELUR tuch IRAN.

      • April 2, 2011 pukul 6:50 pm

        hehehe….nampaknya Anda deh yang omong besar dan tong kosong nyaring bunyinya.

  15. Zulham
    Agustus 28, 2011 pukul 11:21 pm

    Gua ancungi jempol klw AS brani ngelecce ama iran,
    tpi AS negara super power…. Buktikan dong.. Masa ama negara kecil kagak brani malu ah..,

  16. November 20, 2011 pukul 7:34 am

    Iran adalah negara terhebat yg pernah ada lihat sejarah iran, AS mau menghancurkan iran tp mana, kapan, AS juga berpikir bisa menang ga ya klo kita perang dengan iran.

    AS VS iran
    pemenangnya adalah iran yg pastinya?

  17. manusia
    Januari 24, 2012 pukul 5:33 pm

    yang kalah yang menghina duluan d comment pages. periksa comment pages seluruh dunia

  18. Januari 26, 2012 pukul 10:25 pm

    sesungguhnya Iran tidak butuh senjata apapun, karena keyakinan orang Iran terhadap agamanya itulah senjata yang sesungguhnya… kita ingat bbrp operasi2 yg di lakukan oleh USA gagal total karena msalah2 nonteknis misalnya operasi “eagle claw” dan yg terakhir operasi virus STUXNET, bahkan menurut klaim th 2011 Israel pernah berencana menyerang Iran ttp gagal karena badai gurun. ini bukti nyata Iman bagi orang muslim adalah senjata yg ampuh karena dunia dan seisinya adalah ciptaan ALLAH SWT. heran kenapa Saudi Arabia justru malah menjadi budak AS???

  19. Kido
    Januari 27, 2012 pukul 1:21 am

    ga pernah denger klo israel di keroyok oleh negera2 arab,
    yg ada irak n palestina tuh yg dikeroyok,, jgn membalikkan fakta bung..

Comment pages
  1. Desember 27, 2007 pukul 6:01 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: