Isu Timur tengah sering kali membuatku bingung. Masalahnya, masing-masing pihak sering kali berbeda dalam menyampaikan pelaporannya. Tidak jarang terjadi juga kontradiksi yang teramat sangat.
Bagaimana dengan perbedaan pemberitaan yang terjadi antara Era Muslim dan IRIB? silakan Anda simak.
***
Konflik Bersenjata di Utara Libanon, Lima Orang Tewas
Ketegangan sektarian di Tripoli, utara Libanon yang pecah hari Minggu (22/6) sudah menelan korban lima korban jiwa dan masih berlanjut hingga hari ini, menyebabkan sejumlah pendudukan sipil mengungsi atau berlindung di tempat-tempat perlindungan bawah tanah.
Sedikitnya dua orang luka-luka ketika para pendukung Hizbullah dan kelompok pendukung pemerintah saling baku tembak dan saling melempar granat di dua distrik padat penduduk di utara Libanon, Bab al-Tebbaneh dan Jabal Mohsen.
Sejumlah faksi di Libanon, hari Minggu kemarin mendesak agar pemerintah Libanon mengerahkan pasukan militernya untuk memulihkan keamanan dan mengusir kelompok-kelompok bersenjata dari jalan-jalan. Tetapi, Minggu sore, bentrokan antara keduabelah pihak terjadi lagi.
Laporan koresponden al-Jazeera menyebutkan, situasi di kota Tripoli “sangat berbahaya.” Menurutnya, apa yang terjadi adalah friksi di kalangan kelompok lokal di Libanon.
Sorang pejabat keamanan Libanon mengungkapkan, kelompok pejuang Sunni yang pro pemerintahan Libanon melawan kelompok Alawites, cabang dari kelompok Syiah yang mendukung Hizbullah. Distrik Bab al-Tebanneh dan al-Qobbe adalah distrik-distrik Sunni sedangkan Jabal Mohesen mayoritas warganya adalah penganut Alawites.
Sementara itu, di kamp pengungsi Ain el-Helweh selatan Libanon, seorang pejuang Muslim dalam kondisi kritis karena luka-luka yang dideritanya, akibat ledakan sebuah. Korban yang kritis itu adalah satu dari empat korban luka lainnya yang dibawa ke rumah sakit, di antaranya adalah seorang perempuan dan anak perempuanberusia 8 tahuan.
Imad Yasin, korban kritis adalah kelompok Jundul Shamn. Ia terluka bersama dua orang pengawalnya ketika terjadi ledakan yang berasal dari sebuah tong sampah di Taameer Ain el-Helweh. (ln/aljz)
Sumber: Disini
***
Saya mencoba mencari-cari berita yang sama di website IRIB. Dan ternyata ada juga, tetapi laporan berita dari IRIB sangat berbeda dengan eramuslim.
Jika Eramuslim lebih senang menyoroti konflik di Libanon itu adalah konflik sektarian, sedangkan di IRIB menyoroti konflik di Libanon sebagai konflik politik.
Berikut laporan berita dari IRIB:
Lebanon Kembali Rusuh, Satu Tewas dan 18 Cidera
Bentrokan antara pendukung kubu berkuasa dan oposisi Lebanon di Tripoli, utara negara ini sedikitnya mengakibatkan seorang tewas dan 18 lainnya cidera. Insiden itu terjadi dini hari ini di Bab Tibbaneh distrik Alawite Jabal Mohsen. Menurut sumber tersebut, pendukung Saad Hariri terlibat bentrokan dengan warga Jabal Mohsen. Sementara itu, militer Lebanon menangkap sejumlah pelaku kerusuhan dan melakukan pengawasan ketat di wilayah ini.
Di sisi lain, Gerakan Perlawanan Islam Lebanon, Hizbullah memperingatkan aksi kubu 14 Maret yang berusaha meningkatkan ketegangan di wilayah utara Lebanon. Pejabat hubungan internasional Hizbullah, Nawaf Musawi, mengatakan, Hizbullah akan membalas setiap serangan milisi 14 Maret. Ia menambahkan, upaya menarik kelompok Sunni untuk memusuhi Hizbullah akan berdambak buruk bagi Hariri.
Sumber: Disini
Militer Turun Tangan, Bentrokan di Lebanon Utara Berakhir
Bentrokan antara kelompok pendukung kubu 14 Maret dan kelompok pendukung pembentukan pemerintahan nasional bersatu di utara Lebanon berakhir. Kantor Berita IRNA melaporkan, dalam bentrokan antara para pendukung Saad Hariri dari kubu 14 Maret dan para pendukung pembentukan pemerintahan nasional bersatu di Tripoli, Lebanon selatan, yang berlangsung sejak Ahad pagi, berakhir setelah pasukan militer dan sejumlah tokoh agama turun tangan. Akibat bentrokan tersebut 29 orang termasuk seorang tentara Lebanon cedera. Dalam insiden bentrokan itu kedua pihak menggunakan senjata otomatis dan semi otomatis.
Tripoli dan sejumlah distrik lainnya di Lebanon utara dalam sebulan terakhir menjadi ajang bentrokan antara para pendukung kubu 14 Maret dan para warga pro-pembentukan pemerintahan nasional bersatu. Hingga kini bentrokan tersebut telah merenggut nyawa banyak warga.
Sumber: Disini
***
Menurut Anda, manakah yang akan Anda percayai? Apakah Konflik di Lebanon itu adalah konflik sektarian ataukah konflik politik?
















Posted by roisz on Juni 23, 2008 at 12:06 pm
saya sendiri gamang, karena terkadang
publisitas bisa menyesatkan.
yakin usaha sampai!
Posted by ressay on Juni 23, 2008 at 12:09 pm
Betul. Lalu Anda meyakini pemberitaan mana yang benar? Alasannya?
Posted by sunny2008 on Juni 23, 2008 at 4:32 pm
boss maaf neeh, anda asli mana kok lupa, aku ngajak ada ‘tuk chating ato debat sehat sekalipun
http://212baca.wordpress.com/2008/06/23/cara-menampilkan-yahoo-messenger-di-webblogger-atau-wp/
saya online mulai dari jam 4 sore sampe malam jam 10-11 kira-kira. anda mau…………! ayo jadi anak indonesia yang sehat.
Posted by sunny2008 on Juni 23, 2008 at 4:35 pm
ayoooooooooooooooooooo……………..
http://212baca.wordpress.com/2008/06/23/cara-menampilkan-yahoo-messenger-di-webblogger-atau-wp/
Posted by RETORIKA on Juni 23, 2008 at 5:09 pm
Saia rasa semua dimanapun isu Politik itu tidak bisa dipisahkan dari konflik apapun itu.
Biasanya isu Politik sendiri sering memanfaatkan faktor sekterian yang memang sudah rapuh untuk kemudian di jadikan ajang pertikaian horisontal.
disni harus bisa dipahami bahwa ERAMUSLIM sendiri bukanlah sumber berita yang dapat dipercaya. meski berupa sebuah website pada dasarnya eramuslim masih beroprasi layaknya blog. yaitu mengambil sumber berita lain dari media berita untuk kemudian merubah isi sumber berita (baik menambah atau mengurangi) agar sesuai dengan misi mereka.
sedangkan biasanya saat terkait sebuah isu : berita : rasanya paling sering kita dengar :
Ah itu berita berasal dari barat
atau
Itu berita sudah direkayasa oleh kaum zionis atau musuh
jadi pada dasarnya semua sumber berita adalah sama, tetapi dari sudut mana berita itu diliput lah yang akan menentukan kepada dan apa tujuan utama liputan tersebut.
Nah !
Balik ke topik, sepertinya sebuah hal yang lucu / kalau tidak bisa dibilang bodoh bila menganggap Eramuslim adalah sebuah website berita. karena Eramuslim sendiri saia yakin tidak memiliki kapasitas untuk mencari berita sendiri. Karena toh berita yang diliput pada Eramuslim sendiri tidak jauh dari dunia Arab, Zionis dan AS serta Jilbab. jadi sebaiknya mencari sumber berita sebaiknya pilihlah website khusus berita semisal Detik, BBC, CNN, atau Aljazera. bukan dari website seperti eramuslim
Posted by abdul majid on September 18, 2009 at 12:39 pm
saya setuju dengan pendapat itu, kita memang lebih baik mencari sumber berita yang netral. IRIB atau ERAMUSLIM bisa jadi dua pihak yang masing-masing memiliki kepentingan yang berbeda, jadi masing-masing pihak memuat berita dari sudut pandang kepentingan pihak mereka.
Posted by ressay on September 18, 2009 at 1:50 pm
Apa definisi netral? Benarkah ada yang netral?
Posted by ressay on Juni 23, 2008 at 5:17 pm
@Sunny
Saya asli tegal.
Memangnya Anda ngajak diskusi saya? Wah saya ndak tau tuh. Mang mau diskusi tentang apa?
Posted by ubadbmarko on Juni 24, 2008 at 2:48 am
no comment
Tugas saya sudah selesai, he…he…he…
sudah baca rakyat merdeka belum… ?
Posted by ressay on Juni 24, 2008 at 3:31 am
Mang disuara merdeka ada apa?
Posted by neorhazes on Juni 28, 2008 at 3:32 pm
ga tau deh. politikkah? kalo menurut saia sih konflik politik..
tapi pernah lho eramuslim masukin berita yang ternyata hoax.. -__-l
Posted by ressay on Juni 28, 2008 at 3:58 pm
Hoax gimana maksudnya?
Posted by Janny Mudjijanto on Juli 1, 2008 at 1:34 pm
salut untuk perjuangan ijabi semoga terlaksana semua apa yang dicita-citakan dan mendapat berkah dari para ma,sumin.
Posted by ressay on Juli 1, 2008 at 2:22 pm
Untuk postingan ini tidak ada sangkut pautnya IJABI sebagai sebuah organisasi.
Ini hanya sekedar keresahan yang ada dalam hatiku melihat penyikapan yang berbeda dari eramuslim dan irib.
Posted by Erna on April 22, 2009 at 11:01 am
Sunny 2008. Diajak berpikir sehat, logis, dan jeli dalam menilai berita, malah memusuhi dan menantang debat. Wah.. repot memang kalau emosian & mengedepankan nafsu. Sok pintar gitu lho… itulah kalau kuliah cuman niat cari ijazah dan dilirik akhwat…