Para Petinggi Republik Islam Iran menemui Pimpinan Tertinggi Univ. Al Azhar untuk menjajaki kemungkinan dibukanya cabang Al Azhar di Tehran. Situs Islamonline, menulis bahwa permohonan tersebut mendapat sambutan baik dari pimpinan tertinggi Al Azhar YM Syaikh Mohammad Sayyid Thanthawi.
Menurutnya nantinya jika telah disepakati yang akan direalisasikan adalah dibukanya cabang dengan jurusan ilmu-ilmu Islam.
Hasan Rajabi, Ketua Kantor Pemelihara kepentingan Iran di Mesir menyatakan, bahwa wacana itu muncul dari usulan Ayatullah Syaikh Mohammad Taskhiri, ketua Asosiasi Internasional Pendekatan Antar Madzhab dalam Islam.
Selain itu Mohammad Zamani, Duta Budaya Iran di Mesir yang ikut hadir dalam pertemuan itu juga mengatakan, bahwa ke depan bila kesepakatan ini bisa direalisasikan, maka semua mahasiswa Iran yang kuliah di cabang itu bisa melanjutkan langsung studinya di Al Azhar Mesir atau cabang-cabangnya di tempat lain.
Syaikhul Azhar dalam kesempatan itu menyebutkan, tentang sejarah panjang Iran dalam keilmuan dan peradaban, serta persatuan dan kesatuan antara kaum muslim untuk menyelesaikan berbagai problema yang dihadapi masyarakat dunia, khususnya dunia Islam.
Selain itu beliau juga memberikan apresiasinya atas usaha Republik Islam Iran untuk menjalin persaudaraan dan memperkuat persatuan kaum muslimin walaupun adanya perbedaan suku, warna kulit dan pandangan parsial dalam agama.
Hal itu semua bisa dikesampingkan karena adanya dasar-dasar Islam yang kita sepakati bersama, tambahnya.[im/mt] ikna
Sumber: Islam Muhammadi















Posted by Rita on Juli 2, 2008 at 1:21 am
Bagaimana dengan Indonesia?
Posted by ressay on Juli 2, 2008 at 1:22 am
Maksudnya bagaimana apanya mbak/bu?
Posted by Rita on Juli 2, 2008 at 1:44 am
usaha Republik Islam Iran untuk menjalin persaudaraan dan memperkuat persatuan kaum muslimin walaupun adanya perbedaan suku, warna kulit dan pandangan parsial dalam agama.
Entah kenapa, setelah Ayatullah Khomeini, saya kagum sama Presiden Iran
Mahmud Ahmadi Nejad., Kagum pada prinsip2 kesederhanaannya
Posted by ressay on Juli 2, 2008 at 1:46 am
Ati-ati mbak/bu, bisa-bisa ntar kayak Amien Rais yang dituduh syi’ah karena kagum sama kesederhanaan Ayatullah Khomeini.
Posted by Rita on Juli 2, 2008 at 2:40 am
Ow gitu yaa…thx tas masukannya…
panggil aja mbak ya biar gak repot nulis dua2nya
Posted by ressay on Juli 2, 2008 at 2:41 am
hehehehe…iya deh aku panggil mbak.
Posted by antokoe on Juli 2, 2008 at 8:11 am
o….mbak Rita.
lho kok malah OOT.
o…ya bukannya dah dibuka cabangnya di Indonesia?
Posted by ressay on Juli 2, 2008 at 8:32 am
Emang ada yah cabangnya di Indonesia? Di daerah mana?
Posted by Rita on Juli 2, 2008 at 10:09 am
Mas Antokue, iyaa yaa OOT hehe…….:D
Srius ni, kalo Indo ma Iran udah kerja sama dalam bidang apa ya mas Antokue..:)
Posted by ressay on Juli 2, 2008 at 10:38 am
Nuklir kalau gak salah.
Posted by fatimah on Juli 2, 2008 at 1:45 pm
Alhamdulillah Puja dan Puji hanya untuk Nya,semoga Alloh memudahkan segala upaya untuk menyatukan kaum muslimin …beri kekuatan untuk Iran dan pemimpinnya,untuk Ahmadinejad dan para Mulah yang mukhlis…
Posted by ghifar on Juli 4, 2008 at 1:59 am
pengen bgt gw bisa jalan2 ke sana:Al Azhar, Teheran. Kapan yah???
Posted by Muhammad Ridwan Al-Jufrie on September 13, 2008 at 1:30 am
Ana siswa Al-Azhar, tapi di cairo bukan di teheran
Posted by ressay on September 13, 2008 at 2:21 am
Lalu knapa ustadz? saya kuliahnya di UNS. jauh ya dari Cairo?