Arsip

Arsip untuk Mei, 2009

Antara Der Spiegel dan Walid Jumblat

Mei 26, 2009 6 komentar

Majalah kenamaan Jerman Der Spiegel menurunkan berita bahwa Hizbullah berada di belakang kasus pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Rofiq Al-Hariri pada tahun 2005 silam.

Seperti dilansir situs Al-Watan Saudi Arabia, Senin (25/5), atas tuduhan itu Hizbulah langsung membantahnya. Sebelumnya Mahkamah Internasional menampik keterlibatan Hizbullah dalam kasus terbunuhnya Al-Hariri Read more…

Siasati ‘Ranjau-ranjau’ di UU ITE

Mei 26, 2009 2 komentar

Jakarta – Bagi sebagian kalangan blogger dan netter, kebebasan berekspresi adalah sebuah hal yang mutlak dan dilindungi Undang-undang Dasar. Sejumlah pasal di UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dinilai bisa mengancam kebebasan berekspresi. Salah satu pasal yang dinilai membingungkan dan rentan menjadi ‘ranjau’ bagi para blogger adalah pasal 27 ayat (3).  Read more…

Categories: News Tag:, , , ,

Syi’ah di Aceh Budaya atau Aqidah?

Mei 24, 2009 53 komentar

TULISAN Dr. M. Hasballah M. Sa’ad; “Syiah di Aceh” (Serambi, Minggu, 22/02/2009) telah menggugah saya dan memberi tanggapan, khususnya berkait Hikayat Muhammad Nafiah, putra Ali bin Abi Thalib dari isterinya yang lain, yang didudukkan di paha kanan Rasulullah saw. Sementara, cucu kesayangan beliau saw, Hasan dan Husen didudukkan di paha kiri Rasul yang kemudian membuat Saida Fatimah, bermasam muka. Lalu Rasul saw, menjelaskan bahwa Hasan dan Husein akan menemui ajal karena dibunuh, dan Muhammad Nafiah akan menuntut bela atas kematian mereka ini. Read more…

Blog Baruku “Rasionalitas Hukum”

Mei 23, 2009 3 komentar

Alhamdulillah tepat tanggal 23 Mei 2009 ini, aku membuat blog baru. Blog ini aku buat sebagai respon akan adanya layanan yang diberikan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta, tempat aku menimba ilmu dan mencari panggilan hidup untuk saat ini.

Layanan tersebut berupa UNS Social Network. UNS Social Network ini adalah layanan semacam Friendster, Facebook, dengan tambahan weblog. Jadi dengan membuat blog di UNS Social Network, dapat membuat blog kita menjadi mudah dicari oleh sesama civitas akademika UNS. Begitu juga sebaliknya, kita pun dapat dengan mudahnya mengetahui blog mahasiswa atau dosen UNS.

Blog baru itu aku beri judul “Rasionalitas Hukum”. Rencananya, blog tersebut berisi tulisan-tulisan berupa berita, artikel, materi kuliahku di bidang hukum. Seperti biasa, tulisan-tulisanku tidak terlalu ilmiah seperti mereka yang sudah bergelar master. Ini hanya sebuah coretan dari seorang mahasiswa yang sedang belajar. Jadi, tentunya tulisan-tulisan tersebut ditulis tidak dengan sikap anti kritik. Keterbukaan dari segala kritik, terkadang membuat diri kita menjadi lebih baik lagi.

www.ressay.blog.uns.ac.id

Antara Tifatul dan KAMMI

Mei 22, 2009 89 komentar

KAMMI

Tulisan ini merupakan hasil tumpahan isi kepala yang harus segera dikeluarkan. Berawal dari koran tempo yang ada di sekretariat HMI Komisariat Hukum UNS. Sepulang kuliah aku membaca koran tersebut dan pandanganku tertuju pada tulisan “Boediono Masih Dianggap Mengganjal” pada halaman depan. Aku melihat ada pernyataan Tifatul Sembiring mengenai KAMMI. Read more…

Ikhwanul Muslimin Ajak Arab Gandeng Teheran

Mei 8, 2009 12 komentar

Salah seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin mengajak negara-negara Arab untuk berunding dengan Iran sebagai ganti AS dan rezim zionis Israel. Ia juga mengajak dunia Arab lebih mendekatkan pandangan dan sikapnya dengan Tehran.  Read more…

Ressay Termasuk Dalam DPO Syiah Indonesia

Mei 7, 2009 133 komentar

Tertawa,  mungkin itulah ekspresi yang tepat yang harus aku tunjukkan ketika membaca tulisan yang begitu menggelikan dari seseorang yang memiliki blog “Gerakan Anti Syiah“.

Dengan perasaan yang dipenuhi dengan ketakutan dan kecurigaan yang luar biasa, seakan-akan dirinya tengah dijangkiti virus syiahphobia,  pemilik blog tersebut melakukan usaha pengumpulan data-data yang berhubungan dengan Islam Syiah di Indonesia, seperti Sekolah, Majelis Taklim, Universitas, Yayasan, Penerbit Buku, Penulis Buku, sampai kepada nama mahasiswa Islam Indonesia yang belajar di Qom dan para blogger yang divonis terjangkiti virus syiah. Read more…

Konspirasi Anti-Syiah dan Upaya Adu Domba CIA

Mei 4, 2009 22 komentar
sealcia02

Sumber: http://www.ac-nancy-metz.fr/enseign/anglais/Henry/SealCIA02.gif

Sebuah buku berjudul “A Plan to Divide and Destroy the Theology” telah terbit di AS. Buku ini berisi wawancara detail dengan Dr. Michael Brant, mantan tangan kanan direktur CIA.

Dalam wawancara ini diungkapkan hal-hal yang sangat mengejutkan. Dikatakan bahwa CIA telah mengalokasikan dana sebesar 900 juta US dolar untuk melancarkan berbagai aktivitas anti-Syiah. Dr. Michael Brant sendiri telah lama bertugas di bagian tersebut, akan tetapi ia kemudian dipecat dengan tuduhan korupsi dan penyelewengan jabatan. Read more…

Syi’ah dan Sunni, Konflik Yang Direkayasa

Mei 4, 2009 14 komentar

Oleh: DR. Izzuddin Ibrahim.
Kairo.

Derita Muslim Syiah maupun Sunni di dunia tak pernah berujung. Setiap ada aksi teror, media masa melukiskannya sebagai aksi pembantaian kaum Muslim Syiah atas Sunni, ataupun sebaliknya. Sepertinya aksi-aksi seperti ini akan terus bergulir mengingat isu ini adalah isu yang paling baik untuk pecah belah persatuan Islam.

Tulisan dibawah ini adalah buku yang ditulis oleh tokoh Ikhwanul Muslimin DR. Izzuddin Ibrahim yang membawakan fakta dan data bahwa konflik Sunni dan Syiah adalah konflik rekayasa dari musuh-musuh Islam. MOHON MAAF JIKA TERLALU PANJANG TULISAN INI, SEMOGA ANDA DAPAT BERSABAR MEMBACANYA. Read more…

Antara Hari Buruh dan Hardiknas

Mei 2, 2009 5 komentar

Bulan Mei mulai berjalan dengan diawali 2 hari peringatan bersejarah. Pertama, hari buruh internasional. Kedua, hari pendidikan nasional.

Di Indonesia, hari buruh internasional tidak termasuk dalam hari besar dan libur. Karena itu, demi menuntut hak-haknya yang semakin menjerat, bukan hanya perut mereka, tetapi menjerat leher juga, mereka rela tidak bekerja (meliburkan diri). Para buruh berbondong-bondong turun ke jalan, berpanas-panasan sembari meneriakkan yel-yel menolak penindasan dan pengebirian hak-hak buruh.

Berbeda halnya dengan hari pendidikan nasional yang biasa disingkat hardiknas.

Hari yang mengingatkan kita akan semangat pendidikan, malah disikapi dengan meliburkan sekolah. Walaupun ada sekolah yang masih mewajibkan siswanya masuk, itu pun hanya sebatas kewajiban upacara. Setelah itu, siswanya diperbolehkan pulang. Entah pulang, entah jalan-jalan. Setidaknya ada raut muka kebahagiaan tampak dari wajah mereka karena pada hari itu mereka bebas dari kewajiban sekolah.

Dua hal yang begitu berbeda. Untuk menuntut hak-haknya, para buruh ramai-ramai bolos. Ini wajar karena hari buruh ditetapkan untuk mengingatkan kaum buruh akan pemenuhan hak-haknya. Tetapi untuk memperingati hari pendidikan, para siswa sekolah beramai-ramai memenuhi mall, taman-taman karena pada hardiknas mereka bebas dari kewajiban belajar. Apa benar hal ini pun wajar sehingga patut dimaklumi?

Entahlah, hanya saja aku harus meminta maaf pada Anda semua karena telah membuat Anda membaca celotehan tak berarti ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.