Naskah Deklarasi Majelis Ukhuwah Sunni Syi’ah Indonesia (MUHSIN)
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
Demi melaksanakan perintah Allah swt: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah di antara saudaramu dan takutlah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat kasih-sayangNya.”, dan demi memenuhi panggilan Rasulullah saw pada haji wada’: “Janganlah kamu kafir kembali dengan saling membunuh di antara sesama kamu. Jadilah semua hamba Allah itu bersaudara,” kami ahli Kiblat yang sama, yang diikat dengan kalimat tauhid la ilaha illallah Muhammad Rasulullah, yang berpegang teguh pada Al-Quran dan Sunnah Nabawiah, dengan ini bertekad untuk
- Memendam dalam-dalam warisan perpecahan dan permusuhan di antara kaum mukmin dalam kuburan sejarah
- Menghidupkan hubungan di antara kami dalam suasana saling mengasihi, saling melindungi, saling menopang, dan saling membantu
- Melaksanakan komunikasi dialogis di antara kami untuk saling memahami dan bukan untuk saling menghakimi, untuk saling menyayangi, dan bukan untuk saling membenci
- Menjalankan kerjasama di antara kaum muslim dan dengan umat beragama lainnya untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamīn
- Menjadikan masjid-masjid sebagai pusat ukhuwah Islamiah dan pusat peradaban Islam
Untuk mewujudkan tekad dan iktikad itu, kami berhimpun dalam wadah Majlis Ukhuwah Sunni-Syiah Indonesia, disingkat MUHSIN. Semoga Allah yang Mahakasih menjaga kami dengan mataNya yang tidak pernah tidur, melindungi kami dalam bentengNya yang tidak pernah hancur, mengasihi kami dengan kekuasaanNya. Dialah satu-satunya Harapan kami!
Jakarta, Jumat, 17 Jumadil Akhir 1432 H/ 20 Mei 2011
H. Jalaluddin Rakhmat H. Daud Poliradja
Ketua Dewan Syuro IJABI Pimpinan Pusat Dewan Masjid













Subhanallah ^^
Wah …
ga bisa bilang apa apa deh …
ku njungannya saya tunggu mas …
Alhamdulillah…..semoga langkah yang baik ini menjadi tonggak kebangkitan persatuan islam..karena kita terlalu sibuk mengkritisi atau menentang persatuan antar umat islam padahal islam merupakan RAHMATAN LILALAMIN..
subhanallah, kalau ada yang tidak setuju jelas sudah masuk korban provokasi barat/amerika. semoga mereka sadar. amien
alhamdulillah dan selamat atas deklarasi Majlis Ukhuwah Sunni-Syi’ah Indonesia. Semoga menjadi bagian yang menguatkan dan meningikan harga diri ummat Islam, dapat menjadi washilah bagi penjernihan fikiran dan keikhlasan……..serta turut menjadi benteng sosial kaum muslimin dari keterpurukan, marjinalisasi dan penindasan…………amiin
Inilah langkah mewujudkan inti agama berupa cinta dan kasih sayang. Smoga Allah SWT menguatkan apa yang telah dilakukan. Dan semoga gelombang cinta ini mampu membuat kaum muslimin dan warga dunia untuk bersatu padu menciptakan kehidupan yang lebih dan damai. Dan seluruh warga dunia pada akhirnya turut dalam perlombaan kebaikan ini darimanapun ia berasal. (Iwan,Lita FM)
Aku masih prihatin terhadap kondisi umat islam di Madura khususnya maupun Tapal kuda Jawa Timur (Pasuruan,Probolinggo, Jember, Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi) masyarakat islam khususnya syiah masih dimusuhi orang-oramng yang mengaku Ulama ahlussunnah wal jamaah, seperti yang terjadi akhir-akhir ini KH Tajul Muluq yang telah diusir dari rumahnya di Sampang oleh oknum yang mengaku ulama Sampang penganuty ahluusunah wal jamaah. Apa mereka nggak tau bahwa orang islam itu bagai tubuh yang satu…..
kalau demikian….. tak perlu lagi tuh nama Majelis Ukhuwah Sunni-Syiah Indonesia. Jadikan saja namanya nama Majelis Ukhuwah Umat Islam Indonesia, sebab orang2nya sudah melebur jadi satu kan?
melebur dalam satu wadah organisasi dengan tanpa menghilangkan karakteristik masing-masing.
“HAYYA ‘ALAA KHAYRIL ‘AMAL”.. SEBAIK-BAIKNYA PEMBICARAAN ADALAH “KALAMULLAH SWT”,SEBAIK-BAIKNYA PETUNJUK ADALAH PETUNJUK MUHAMMAD RASULULLAH SAWW.
Sikap benar sendiri atau sektarianisme harus dipendam dalam2 dan sikap obyektif dan semangat berukhuwah dari hati harus dikedepankan dlm kehidupan sehari, bravo persatuan!.
Minta info ttg MUHSIN di Jakarta dong, khususnya Jakarta Pusat, kontak personnya, berikut (kaum) Syiah & Sunni. Trims