Pesan Pasukan Maut; Orang Syi’ah harus enyah dalam 48 jam

Pengusiran orang-orang Syi’ah yang berada di kawasan yang mayoritas penduduknya Sunni, merupakan masalah baru. Ribuan orang yang tinggal di sekitar Baghdad mendapatkan surat ancaman untuk meninggalkan tempat kediamannya. Bila selama 48 jam ke depan mereka tidak meninggalkan tempat itu, maka mereka akan dibunuh.

Bunyi surat itu demikian:

Dari pasukan maut kepada anjing Syi’ah Rafidhi!

Kami memberikan ultimatum selama 48 jam kepada kalian untuk segera meninggalkan daerah ini. Bila tidak kalian indahkan, niscaya kematian akan mendatangi kalian.

Di Irak, kelompok-kelompok takfir memiliki nama yang bermacam-macam. Ada yang menyebut dirinya sebagai; pasukan maut, pendukung Ahli Sunah, pasukan Umar dan lain-lain. Kelompok-kelompok ini telah membunuh orang-orang Syi’ah tanpa memperdulikan laki-laki dewasa atau wanita dan anak-anak. Dengan ultimatum ini, mereka yang sempat meninggalkan kawasan tempat tinggalnya sampai dua hari ke depan memiliki kesempatan untuk menyelematkan diri dan keluarganya.

Yang menarik dari sikap pasukan maut ini, sebagai gantinya mereka mengajak orang-orang Afghanistan yang Sunni. Hanya karena alasan berbeda mazhab, mereka memberikan tempat kepada orang-orang dari negara lain yang sama dengan mazhab mereka untuk tinggal bersama.

Kelompok-kelompok ini berusaha keras untuk merubah komposisi jumlah penduduk Syi’ah dan Sunni di kota-kota sekitar Baghdad. Mereka memulainya dari daerah Hayyu al-‘Adl, Hayyu al-‘Amiriyah, Hayyu al-Ghazaliyah, Hayyu as-Sayyidiyah, al-Karkh. Di tempat-tempat yang telah disebutkan, mereka menghalalkan segala cara demi mencapai tujuannya.[Saleh L]

Sumber: http://www.shianews.org/textnews.asp?id=2736