Presiden Iran Menolak Tuduhan bahwa Iran Mempersenjatai Milisi-milisi Irak

Mahmoud Ahmadinejad: “Iran Menginginkan Perdamaian di Irak dan Amerika semestinya Meninggalkan Irak.”

1.jpgABC NEWS
Feb. 12, 2007

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan reporter ABC, Diane Sawyer, Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, menolak tuduhan bahwa negaranya mensuplai persenjataan kepada milisi-milisi Irak, seraya menyatakan bahwa justru Iran menginginkan perdamaian dan menentang segala jenis konflik.

Ahmadinejad menghindari pertanyaan-pertanyaan tentang peredaran senjata, dan berkeyakinan bahwa kunci untuk menstabilkan Irak adalah mundurnya pasukan Amerika dan semua pihak asing lainnya dari Irak.

Sawyer: Saya mulai. Mereka (AS) mengatakan bahwa 170 serdadu tewas dan sekitar 600 lainnya cedera karena senjata-senjata Iran. Apakah Anda mengirim senjata-senjata ke dalam Irak untuk membunuh orang-orang Amerika?

Ahmadinejad: Izinkan saya mengucapkan “selamat pagi” terlebih dahulu kepada para pemirsa di seluruh negara bagian (AS) dan izinkan saya berkata kepada mereka bahwa kami, di Iran, kini sedang menjalani musim semi. Saya berharap semoga musim semi meliputi seluruh dunia.

Kami menghindari konflik dan pertumpahan darah apa pun, dan kami pun bersedih dengan hal seperti itu. Kami menentang setiap jenis konflik dan, seperti yang seringkali kami utarakan, meyakini bahwa persoalan dunia ini dapat dipecahkan melalui penggunaan logika dan rasa persaudaraan. Tidak ada kebutuhan untuk menggunakan kekuatan.

Berkaitan dengan Irak, sikap kami jelas bahwa ketidakamanan di sana berdampak buruk bagi kami dan juga bagi bangsa-bangsa di wilayah ini. Irak, terkecuali ketika Saddam berkuasa, memiliki hubungan yang baik dengan kami. Kamilah sahabat historis mereka. Warga kedua bangsa ini bahkan saling menjalin pernikahan, dan jutaan warga Iran serta Irak terbiasa saling mengunjungi.

Dan posisi kami dalam hal Irak sangatlah jelas: kami menghendaki perdamaian; kami menghendaki keamanan; dan kami akan merasa sedih ketika melihat manusia terbunuh, tak peduli siapa pun mereka. Kami akan merasa sedih apabila mendengar mereka (warga Irak) dibunuh atau siapa pun yang dibawa paksa ke sana dan diletakkan di tengah-tengah konflik (maksudnya: tentara AS).

Sawyer: Tetapi, bagaimana mungkin hal ini dapat dipercaya? Amerika telah memberikan bukti. Mereka berkata telah mendapatkan roket peluncur granat…apakah hal ini bukan merupakan bukti?

Ahmadinejad: Sangatlah mudah untuk membuat penilaian ketika Anda tidak memiliki pertahanan yang baik atau membuat penilaian sepihak. Menurut saya, Amerika telah membuat kesalahan di Irak dan, sayangnya, mereka kalah. Hal ini tentu saja merupakan aib bagi Amerika dan itulah mengapa mereka kini berupaya menuduh orang lain, dan menuduh pihak lain tidaklah akan memecahkan persoalan. Menurut saya, kita harus jujur dan menghadapi realitas.

Sawyer: Tetapi mereka berkata memiliki nomor seri yang berasal dari Iran?

Ahmadinejad: Kami tidak membutuhkan hal-hal seperti itu. Saya dapat memberi Anda gambaran-gambaran dan angka-angka, yang telah banyak diketahui: lebih daripada 160.000 pasukan Amerika di Irak dan lebih daripada 100 pesawat tempur, helicopter, …apa yang mereka lakukan di Irak? Menurut saya, sebab ketidakamanan Irak adalah hal-hal tersebut, dan ketidakamanan inilah yang menjadi justifikasi untuk memperpanjang keberadaan mereka di Irak.

Sawyer: Apakah Anda sedang mengatakan bahwa tidak ada senjata Iran di Irak? Akankah Anda menutup perbatasan? Akankah Anda menghukum siapa saja yang didapati membawa masuk persenjataan?

Ahmadinejad: Anda harus melihat bahwa posisi suatu pemerintahan adalah penting. Kami menentang segala jenis konflik di Irak. Ini tidak menjadi keuntungan bagi kami. Siapa pun yang terbunuh di Irak akan membuat kami sedih, tak peduli dari agama mana ia berasal. Dapatkah Amerika menutup perbatasan-perbatasan mereka yang luas? Tidak, kami menentang setiap konflik apa pun dan juga kehadiran pasukan-pasukan asing di Irak, dan inilah mengapa kami bertentangan dengan Amerika. Kami berkata kepada mereka untuk mundur dari Irak dan tidak ada orang asing lainnya yang berada di Irak, maka Anda akan melihat terwujudnya perdamaian di sana.

Sawyer: Akankah Anda memberi sanksi kepada siapa pun yang membawa masuk senjata-senjata Iran ke Irak?

Ahmadinejad: Katakanlah pemerintah AS dan Bush terbiasa menuding pihak-pihak lain, faktanya kalian menunjukkan kepada kami beberapa lembar kertas dan kalian sebut itu sebagai dokumen. Semua itu tidak akan menyelesaikan persoalan. Haruslah ada sebuah pengadilan untuk membuktikan persoalan ini dan untuk mendukung tudingan tersebut.

Posisi pemerintahan ini (Iran), sebagaimana yang tadi saya sampaikan, dan posisi Garda Revolusinya adalah sama. Kami semua menentang setiap konflik apa pun di Irak. Kami tidak menghendaki kehadiran pasukan-pasukan bersenjata di Irak, pasukan-pasukan asing bersenjata di Irak. Kami menghendaki kuatnya dan stabilnya pemerintahan Irak karena pemerintahan inilah yang sah…Namun, menurut kami, AS menempuh kebijakan yang lain seraya berupaya untuk menutupi kekalahan dan kegagalannya, dan itulah mengapa ia mengarahkan telunjuk kepada orang lain. Ini bukanlah sebuah solusi bagi persoalan ini.

Sawyer: Apakah Iran berhak untuk mengirim masuk orang-orang Iran…Amerika mengatakan bahwa mereka memiliki identitas-identitas palsu dengan mencukur rambut mereka, berupaya untuk menutupi bukti?

Ahmadinejad: Saya tidak yakin bahwa dalam sistem hukum AS, kalian memiliki postulat berikut: apabila kalian menahan seseorang, maka secara otomatis kalian telah mendakwanya. Hanya orang yang telah melakukan kesalahan yang dapat dibawa ke pengadilan. Menurut saya, ini tindakan kekanak-kanakan ketika pemerintah AS menahan orang yang tidak berdaya, tidak mengizinkan mereka untuk berbicara kepada orang lain, dan lalu menyebarkan informasi secara bias. Menurut saya, itu bukanlah solusi bagi persoalan di Irak. Solusinya ada di tempat lain.

Diplomat-diplomat kami memang ada di Irak, lalu apa yang orang-orang Amerika lakukan di sana? Orang-orang tersebut memang kini ada di Irak. Apa yang biasa dilakukan para diplomat? Apa tugas suatu konsulat dari suatu kedutaan? Kami memiliki hubungan diplomatik dengan Irak. Kami memiliki ikatan diplomatik, politik, dan budaya yang luas dengan Irak. Setiap tahunnya, jutaan warga kami berpergian melintasi perbatasan, jadi pertanyaannya adalah apa yang orang-orang Amerika lakukan di Irak dan mengapa mereka melanggar hukum internasional. Mereka menyerang sebuah kantor konsulat dan ini tidak akan memecahkan persoalan?

Sawyer: Jadi, Anda akan mengirim lebih banyak orang Iran ke Irak? Apakah mereka melatih pasukan-pasukan milisi?

Ahmadinejad: Saya tidak tahu apa yang Anda maksudkan dengan milisi?

Sawyer: Saya sedang berbicara tentang milisi-milisi Syiah.

Ahmadinejad: Izinkan saya mengajukan satu pertanyaan kepada Anda. Mereka yang membunuh orang-orang Syiah, apakah mereka dikoordinasikan oleh Amerika?

Sawyer: Sunni? Baath?

Ahmadinejad: Siapa saja. Siapa saja. Apakah orang-orang Baath di Kuwait dikoordinasikan oleh Amerika? Mengapa Anda mengatakan tidak? Tidak, saya hanya mengajukan sebuah pertanyaan kepada Anda. Siapa yang mengorganisasi mereka? Kini, berdasarkan atas regulasi-regulasi internasional, pasukan okupasi juga bertanggung jawab untuk menangani keamanan. Dan, Amerika telah gagal. Itulah mengapa mereka menuduh orang lain dan, seperti yang telah saya katakan, hal ini tidak akan memecahkan persoalan.

Anda lihat bahwa konflik di Irak tidak berada dalam kendali kami. Ia berada dalam kendali Amerika. Menurut saya, Amerika harus mengubah perilaku mereka sehingga konflik tersebut akan berakhir…Irak telah memiliki konstitusinya sendiri. Ia telah memiliki parlemennya sendiri. Ia telah memiliki seorang presiden yang terpilih secara demokratis, dan, menurut saya, merekalah yang seharusnya berwenang di sana. Akar ketidakamanan haruslah dicari. Dan, jika pemerintah Irak meminta bantuan kami, maka kami akan memberikan dukungan intelektual sehingga mereka dapat keluar dari persoalan ini.

Sawyer: Apakah keberadaan kalian di sini (Irak) untuk menyelesaikan problem yang dihadapi pemerintah Amerika di Irak?

Ahmadinejad: Hal ini adalah soal-soal yang mesti dibahas dalam level diplomatik. Anda hanyalah seorang jurnalis. Tentu saja, menurut kami, pemerintah Irak telah meminta pemerintah Amerika untuk mendelegasikan persoalan keamanan ini kepada pemerintah Irak. Dan, menurut kami, hal inilah yang akan menolong kita dalam menyelesaikan persoalan ini.

Posisi kami sudah jelas. Kami menentang segala bentuk produksi senjata massal dan persenjataan nuklir. Kami percaya bahwa waktu belum berakhir untuk (kembali membahas) persoalan persenjataan nuklir ini. Inilah waktunya untuk menggunakan logika dan rasionalitas demi sebuah peradaban. Kami berupaya untuk mencari cara-cara baru untuk mencintai masyarakat.

Ketika Anda mendengar slogan-slogan anti-Amerika, Anda sendiri pasti tahu bahwa slogan-slogan itu tidak ditujukan kepada rakyat Amerika. Rakyat kami tidak memiliki persoalan dengan rakyat Amerika dan kami memiliki hubungan persahabatan yang sangat erat dan hubungan ini sangatlah mulia, sehingga saya menulis sebuah surat kepada pemerintah Amerika bahwa kami berkehendak untuk membangun jalur penerbangan langsung dari Tehran ke New York, dan kami ingin agar warga kedua negara dapat berpergian secara bebas.

Kami tidaklah memiliki persoalan apa pun dengan rakyat mana pun dan kini, misalnya, ilmuwan-ilmuwan dan atlet-atlet kami berpergian ke Amerika. Slogan anti-Amerika yang kalian dengar ditujukan kepada kebijakan-kebijakan pemerintah Amerika, para politisi Amerika. Rakyat masih mengingat bagaimana para politisi Amerika mendukung para rezim pembunuh. Sebagai contoh, Saddam, memerangi kami selama delapan tahun dengan dukungan pemerintah Amerika saat itu. Ratusan ribu pemuda Iran terbunuh dan pemerintah Amerika, alih-alih melakukan apa yang benar, malah mendukung Saddam. Dan, rakyat kini menghendaki kematian bagi kebijakan-kebijakan seperti ini.

Diterjemahkan oleh Jemala Gembala (www.icc-jakarta.com)