Muslim Teroris?

Oleh: Yasser Arafat

Suatu saat saya pernah membuat sebuah buletin. Pada saat itu temanya adalah Maulid Nabi. Kebetulan tulisan yang dimuat adalah tulisan saya. Saya membahas maulid Nabi dari sudut pandang lain. Katanya Rasulullah itu lahir tanggal 12 Rabiul Awwal dan meninggalpun pada tanggal yang sama. Pada tulisan itu saya bertanya, “Mengapa kita lebih senang memperingati hari kelahirannya? Ada apa dibalik peristiwa meninggalnya Rasulullah? Mengapa sejarah itu jarang kita dengar?” Tulisan saya itu saya beri judul “Oh…Kamis Kelabu.” Jadi tulisan itu fokus membahas mengenai tragedi kamis kelabu, saat-saat Nabi sedang menghadapi sakaratul maut.

Beberapa bulan kemudian muncul sebuah buletin baru. Buletin itu adalah edisi perdana. Tampaknya buletin itu dibuat khusus untuk membantah semua tulisan-tulisan yang dimuat di Pintu Ilmu. Pada saat pertama kali mendapatkan buletin tersebut, saya benar-benar senang karena tulisan saya yang pendek itu dibantah dengan tulisan yang bisa sampai 8 halaman buletin.

Tetapi kebahagiaan saya itu tiba-tiba lenyap ketika saya tidak mendapati alamat redaksi yang tidak jelas. Pada buletin tersebut hanya tercantumkan nama jalan, rt, rw, kecamatan. Tidak ada nomor rumah. Bahkan nomor handphone yang dicantumkan di situ bukan nomor yang terdaftar alias nomor PALSU. Email yang tertera di situ juga email PALSU.

Lalu muncullah celetukan di dalam pikiran saya. “MEREKA ITU MUSLIM TERORIS….!!!!” Mengapa saya berpikiran seperti itu? Karena sikap yang mereka ambil adalah sikap-sikap yang mencerminkan seorang teroris.

Tahukah Anda sikap teroris? Mereka membuat sebuah keresahan tetapi tidak mau menunjukkan jati diri mereka. Alias Lempar batu sembunyi tangan..!!

Jadi gak salah kalau ada yang mengatakan bahwa di dalam umat Islam ini ada MUSLIM TERORIS…!!!

Sekarang akhir-akhir ini rame lagi isu-isu mengenai sunni syi’ah. Jika Anda membuka web http://muslim.or.id, maka pada web itu sekarang sedang membahasa syi’ah secara menyeluruh.

Bagus sih, tetapi jangan cuman lihat dari luarnya saja. Coba Anda memberikan komentar pada web tersebut dengan menyamar menjadi seorang syi’ah. Insya Allah komentar Anda akan dihapus oleh Admin web tersebut. Tetapi coba Anda memberikan komentar dengan menyamar menjadi seorang salafy. Biasanya ciri-ciri orang salafy/wahabi itu namanya pake “Abu” (kayak Abu Gosok aja yach). Anggaplah nama Anda itu Abu Sayyaf. Lalu berikan komentar dengan menjelek-jelekkan syi’ah. Insya Allah komentar Anda itu akan dimuat.

Perhatikan, cermati, dan resapi cerita saya itu. Apakah itu sikap seorang pemberani? Seharusnya ketika mereka berani memuat tulisan mengenai syi’ah, tentunya mereka harus siap untuk mempertanggungjawabkan tulisannya itu. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan membuka ruang dialog seluas-luasnya sehingga dapat dipastikan bahwa data-data yang mereka sajikan itu valid. Tetapi ketika mereka bersikap seolah-olah menutup diri seperti itu, maka kita patut bertanya-tanya. Validkah data-data yang disampaikan? Benarkah apa yang mereka sampaikan itu?

Mempertanggungjawabkan di hadapan manusia saja mereka sudah ketakutan bukan kepalang, apalagi mempertanggungjawabkannya di hadapan Sang ADA. Mampuslah mereka.

Sekedar informasi bahwa web tersebut adalah salah satu tempat nongkrongnya gerombolan salafy/wahabi.

Siapakah gerombolan salafy/wahabi itu?

Tentunya Anda masih ingat peristiwa peperangan antara Hizbullah dan Israel laknatullah. Di saat Hizbullah berjuang mati-matian memukul mundur Israel, ulama salafy/wahabi memfatwakan haram membantu Hizbullah Libanon. Di saat Hamas mendukung perjuangan Hizbullah, ulama salafy/wahabi memfatwakan haram mendukung perjuangan Hizbullah Libanon.

Jadi tidak salah kalau kita mengatakan bahwa salafy/wahabi adalah antek2 Amerika dan Zionis Israel Laknatullah. Musnahlah mereka semua…!! Hancurlah mereka semua…!!!

Jadi, jika suatu ketika Anda mendapatkan celetukan dari seseorang bahwa di dalam tubuh umat Islam ini ada segerombolan muslim teroris, maka jangan heran. MEREKA ADALAH SALAFY/WAHABI…!!!!!!!!!!!!

NB: Kepada para pembaca setia weblog saya, jika Anda ingin mengetahui artikel terbaru di web http://muslim.or.id, berikut saya sisipkan RSS Feed di kolom sebelah kanan weblog saya ini. Jadi Anda tidak perlu membuka web http://muslim.or.id untuk mengetahui artikel terbaru di web tersebut. Jadi Anda tinggal membuka weblog saya, maka secara langsung Anda akan dapat mengetahui artikel terbaru di http://muslim.or.id