Terima Kasih Sebesar-Besarnya

Oleh: Yasser Arafat

Aku nyalakan komputer dan aku mulai memainkannya. Seperti biasa, tiap harinya, aku selalu mengontrol weblogku. Setelah login, aku lihat data statistik weblogku. Jadi aku tahu berapa kali weblogku dilihat, tulisan apa saja yang sering dibaca, berapa komentar yang masuk, dan tau dimana orang-orang mengklik link dari halaman-halaman web lain untuk mengunjungi weblogku.

Aku terkejut ketika mendapati bahwa weblogku sudah di-link-kan pada halaman-halaman berikut:
1. http://al-ahkam.net/home/modules.php?op=modload&name=MDForum&file=viewtopic&t=31788
2. http://www.al-ahkam.net/home/index.php?name=MDForum&file=viewtopic&t=31788&sid=f3d9bee686c5f88057e8cc205fc68715
3. http://al-ahkam.com.my/home/modules.php?op=modload&name=MDForum&file=viewtopic&t=31788
4. http://www.al-ahkam.net/home/modules.php?op=modload&name=MDForum&file=viewtopic&t=31788

Setelah aku buka satu persatu, ternyata ada seseorang yang menginformasikan tulisan yang aku muat diweblog ini. Judulnya Nabi Tidak Bermuka Masam. Dari semua link-link tersebut, merujuk pada satu tulisan, yaitu Nabi Tidak Bermuka Masa. Ternyata link tersebut adalah link sebuah forum diskusi yang menjadi ajang untuk memfitnah, mencaci maki, menjelek-jelekkan syi’ah.

Aku sedih ketika melihat fenomena seperti itu. Aku sedih bukan karena syi’ah dijelek-jelekkann, difitnah, dicaci maki, karena itu hal yang wajar. Syi’ah selalu saja menjadi tempat caci maki para gerombolan salafy/wahabi antek2 Amerika. Yang aku sedihkan adalah sikap mereka yang amat sangat pengecut. Mereka lebih senang membahasnya dibelakang orang-orang syi’ah. Mereka lebih senang mencaci maki orang syi’ah di belakang. Mereka seakan-akan tidak mempunyai nyali untuk berdiskusi secara langsung.

Padahal di weblog ini aku sudah memberikan ruang untuk berkomentar dan berdiskusi. Mengapa mereka tidak memanfaatkannya?

Tetapi kepada orang yang telah berkenan menginformasikan weblog saya ini kepada orang lain, aku ucapkan TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA. Semoga Allah membalas budi baik Anda. Dan sering-sering yach. []