Beranda > Tanggapan, Tulisanku > EraMuslim…Aneh…

EraMuslim…Aneh…

Aku begitu terkejut ketika tengah membaca pemberitaan di website Eramuslim.com

Silakan saja di baca tuh…

Ketika awal-awal dan pertengahan tulisan, akutersenyum bahagia ketika membacanya. Yang ada di pikiranku saat itu adalah persatuan Umat Islam. Betapa indahnya jika umat Islam ini bersatu.

Beberapa komentar dari Ulama-ulama Islam yang mengatakan bahwa, haram hukumnya bagi negara Arab dan Islam terlibat dalam bentuk apapun terkait operasi militer siapapun untuk melakukan serangan militer terhadap Iran. Keharaman itu juga mencakup larangan memberi izin menggunakan wilayah atau lapangan udara untuk kepentingan serangan atas Iran, larangan terlibat dalam serangan secara langsung, hingga larangan memberi bantuan informasi intelejen bagi pasukan yang ingin menyerang Teheran.
Dalam sejumlah wawancara yang dilakukan Islamonline kepada beberapa tokoh ulama, disepakati bahwa hanya ada satu alasan yang membolehkan keterlibatan dalam peperangan atas sebuah negara Islam, yakni bila negara Muslim tersebut melakukan serangan ke negara Muslim yang lain. Dan alasan seperti ini tidak dilakukan oleh Iran. Para ulama juga menegaskan bahwa kemaslahatan umum dalam kasus perang atas Iran harus menjadi pijakan utama bagi pemerintah negara Muslim, dan bukan kemaslahatan pribadi atau lokal.

Iran adalah negera Muslim sehingga haram hukumya bagi negara muslim lainnya untuk menyerang Iran kecuali memang ada alasan lain, misalnya Iran menyerang terlebih dahulu negara muslim lain.

Sampai di sini aku benar-benar bahagia. Tetapi kebahagiaanku itu hilang ketika aku membaca paragraf terakhir.

Disana tertulis, “Walau Iran negara Syiah yang memiliki Qur’an dan akidahnya sendiri yang berbeda dengan Islam, namun di dalamnya terdapat 20% umat Islam Sunni. Sebab itu, para ulama sepakat haram membantu AS untuk menyerang Iran. “

Aneh…itulah komentarku atas tulisan paragraf terakhir dari pemberitaan tersebut. Saya yakin itu adalah kesimpulan aneh yang dibuat oleh redaksi.

Padahal pada komentar ulama-ulama Isla m di atas, Iran masih dianggap sebagai negara muslim. Tetapi dari kesimpulan yang dibuat oleh redaksi, terkesan Iran adalah negara non muslim karena mayoritasnya adalah Syi’ah.  Mengapa Iran terkesan negara non-muslim? Karena redaksi menulis bahwa Iran adalah negara syi’ah dan syi’ah itu punya al-Qur’an sendiri. So, jika Iran itu punya al-Qur’an sendiri, maka Iran itu kafir atau non-muslim.

Aneh memang. Jadi, silakan Anda memberikan penilaian Anda masing-masing atas permasalahan ini.

Baca juga!!!!!!:

Kejahilan Berujung Pada Kontradiksi Tulisan Eramuslim

Kategori:Tanggapan, Tulisanku
  1. Februari 27, 2012 pukul 7:18 am

    yang terpenting sekarang adalah….semua umat muslim harus bersatu agar tidak mudah di pecah belah.

  2. abu FADHIL
    Maret 30, 2012 pukul 6:59 am

    saya hanya mengingatkan siapapun yang suka men-‘judge’ kelompok lain dalam islam, ada baik kita dengarkan pendapat said hawa, perkara-perkara yang membatalkan kislaman seseorang.
    1. orang yang mengatakan saudaranya kafir, ternyata tdak terbukti, mak orang itulah kafir.
    2. meragukan kekafiran non muslim, orang juga kafir
    3. tidak mau m,engatakan non muslim kafir, maka org itu juga kafir
    saya sunni, tapi mengatakan iran sesat karena syiah jelas menyesatkan. karena lembaga Konferensi Islam Internasional (amman yordania 2005) mengatakan syiah itu tetap Islam, mereka adalah mazhab kelima dari 4 mazhab sunni. di Indonesia sendiri 3 lembaga Islam yang representif muhammadiyah, NU, dan MUI mengatakan syiah tetap islam. jadi Era muslim dikatakan memecah belah umat real. siapapun sponsornya semoga segera insyaf

  3. Fikri
    Mei 22, 2012 pukul 2:30 am

    Penentuan syariat islam dalah satu masalah, jika tidak ada dalam Al-Qur’an, maka akan diambil dari hadist, jika tidak ada hadist, akan diambil dari Ij’ma, Jika tidak ada akah diambil dari Qiyas. Untuk kasus pengambilan hadist sebagai dasar hukum. Para ulama terbagi menjadi 2 kelompok :
    Kelompok pertama : Jika tidak ada hadist sahih, maka cukup dengan 1 hadist dhoif.
    Kelompok kedua : Menolak hadist dhoif. Jika tidak ada hadist sahih ya sudah, maka berarti tidak diatur dalam islam.

    Syiah itu adalah asal muasalnya adalah kaum ahlul bait, adalah kelompok yang menyebut dirinya adalah pelindung rosullulah. Untuk melindungi golongan mereka, mereka sering mengeluarkan hadist palsu tentang keutamaan ahlul bait, tentang ancaman kepada kelompok yang menentang ahlul bait. Sehingga banyak sekali beredar hadist palsu dari mereka.

    Sedangkan kaum sunni berawal dari kata ahlus sunnah waljama’ah, disebut sunni. Adalah kaum yang perawi hadist yang mempelajari asal muasal hadist. Dipilah-pilah mana yang sahih, mana yang dhoif (lemah), dan mana yang maudhu’u (palsu).

    Oleh karena, sudah pasti itu kaum sunni akan selalu menghujat hadist palsu dari kaum syiah.

    Sungguh panjang ceritanya tentang sunni dan syiah ini, dan tentu tidak cukup dan tidak pantas dibahas disini. Silahkan anda pelajari sejarah bagaimana kaum syiah dan kaum sunni terbentuk.

    Demikian.

    Wasalam

  4. Yanni
    Juni 14, 2012 pukul 2:59 am

    askum.
    mnurut saya islam adalah agama yang cinta damai, jadi islam semua yang mengaku muslin itu sama, mau islam nu, mui, muhammadiyah yang terpenting rasa cinta kita kepada Allah dan pertanggung jawaban perbuatan kita di hadapan Allah kelak. tak usah di buat ribut.
    wasssalam.

  5. Fauzi Usman
    Juni 14, 2012 pukul 6:21 am

    ass, ketepurukan umat islam terhadap ajaran islam yang hakiki adalah disebabkan sifat ego yang dimiliki oleh umat islam yang mau menang sendiri.

  6. Juni 15, 2012 pukul 10:39 am

    kalau syiah, mempunyai al quran sendiri, menurut saya jelas beda dengan muslim umumnya (sunni). jadi agamanya apa? yg jelas tulisan eramuslim tersebut tidak salah. negara iran (syiah) pun menurut saya tidak pernah membela negara lain (sunni) yang bertetanggaan dengannya. misalnya saja palestina, sejauh mana iran membela palestina? hanya gembar-gembor saja mau perang dgn israel. yang jelas tokoh islam yang sudah berani menyerang israel (sejauh yang saya tahu) hanya saddam husein (sunni).

    • Juni 15, 2012 pukul 10:43 am

      Makanya banyak2 baca berita internasional yang obyektif. Atau ente mending tanya aja tuh ama pemimpin Hamas, apa sumbangsih Iran bagi perjuangan rakyat Palestina. Saranku, mending g usah banyak komentar kalau memang gak paham ttg apa yang Ente bicarakan.
      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Comment pages
1 13 14 15
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: