Diskusi Bulan Desember

Penyelenggara: Jaringan Islam Liberal

Tempat: Teater Utan Kayu, Jln Utan Kayu No 68H Jakarta Timur

Waktu: Selasa, 18 Desember 2007, Jam 19.00-21.30 WIB

Diskusi dengan tema: Membaca Kehidupan Nabi Muhammad dan Keluarganya

Narasumber: Lies Marcoes Natsir, KH Husein Muhammad, Dr. Jalaluddin Rakhmat

Moderator: Mohamad Guntur Romli

Nabi Muhammad lahir dari lingkungan yang pluralis. Keluarga besarnya tak seluruhnya Muslim. Dia pernah punya menantu non-Muslim, Abul `Ash yang menikah dengan Zainab puteri Nabi. Salah seorang mertuanya ada yang beragama Yahudi. Bahkan, budak perempuannya bernama Maria al-Qibtiyah menganut Kristen Koptik. Dari Maria ini, Muhammad memiliki seorang anak laki-laki bernama Ibrahim. Nabi Muhammad juga dikenal sebagai pembela perempuan. Ketika Fathimah puteri Nabi hendak diduakan oleh suaminya, Ali ibn Thalib, Nabi Muhammad marah besar. Ia meminta Ali untuk menceraikan puterinya jika tetap bersikukuh untuk berpoligami. Muhammad SAW adalah satu-satunya tokoh agama yang berani membatasi praktek poligami di tanah Arab. Namun, belakangan sejumlah pertanyaan diajukan; Jika Muhammad SAW adalah seorang pluralis kenapa ia kerap bersikap ketus bahkan berperang melawan orang-orang non-Muslim? Dan jika ia memang pembela perempuan, kenapa ia beristeri dengan sembilan bahkan tiga belas perempuan? Inilah yang menjadi fokus diskusi bulanan Jaringan Islam Liberal.

Sumber: http://islamlib.com/id/