Tangan Tersembunyi 

Assalamu ‘Alaikum wr. wb.
Di bawah ini saya sertakan informasi menarik dari seorang pelajar Hauzah Qom, tentang terbitnya sebuah buku penting, yang membahas tentang isu yang cukup krusial seputar praktik “melukai diri” dalam peringatan Asyura. Mengingat isu ini selalu dimanfaatkan oleh wahabi dan nashibi—yang termakan oleh konspirasi musuh Islam (baca: Barat)—untuk mendiskreditkan Syiah secara khusus dan Muslimin secara umum, baik dalam bentuk tulisan maupun pembagian-bagian VCD gratis.
Hal ini senada dengan isi sebuah buku yang telah terbit di AS, berjudul A Plan to Divide and Destroy The Theology. Buku ini berisi wawancara detail dengan Michael Brant, mantan tangan kanan ketua CIA (Bob Woodwards) dan anggota penting bagian kesyiahan di organisasi intelijen itu. Dalam wawancara ini terungkap hal-hal yang sangat mengejutkan, disebutkan bahwa CIA telah mengalokasikan dana sebesar 900 juta US dolar untuk melancarkan berbagai aktivitas anti-Syiah, di antaranya:
“…introduce new practices which will be against the teachings of the Shiite faith. Present the Shia Azadari practices as a group of ignorant and violent people who create disturbances amongst the general masses.”
“Memperkenalkan praktik-praktik baru dalam azadari (ritual kesedihan dalam rangka mengenang syahadah Al-Husein), yang bertentangan dengan ajaran dan keyakinan Syiah. Tampilkan praktik azadari (seburuk mungkin), sehingga berdampak munculnya pandangan bahwa orang-orang Syiah adalah sekelompok orang-orang dungu dan bengis, yang mengganggu (ketenteraman) masyarakat umum.”


Oleh karena itu, saya berharap agar penerbit buku-buku Syiah sudi untuk menerjemahkan dan menerbitkan buku yang saya infokan di bawah ini. Saya yakin pemublikasian buku ini akan banyak bermanfaat dalam mencerahkan umat dan menangkal fitnah musuh. Wallahu A’lam.
Wassalam,
Muh. Anis
———— ——— ——— ——— ——— ——–
Ada informasi menarik yang mungkin bermanfaat buat ikhwan/akhwat semua. Baru-baru ini, “Pusat Kebudayaan dan Penerangan Islam” kota Qom (Sosmon Farhang wa Irsyad-e Islami yang dibawahi Wizarat-e Farhang wa Irsyad-e Islami) menerbitkan sebuah buku baru yang membahas khusus tentang acara/upacara melukai diri pada Asyura (Arab: Tathbir , Persia: Sinezani). Buku itu diberi judul Tangan Tersembunyi (Arab: Al-Yad Al-Khafiyah, Persia: Dast Penhon).
Buku itu terdiri dari lima bab, yang secara ringkas akan saya singgung disini:
Bab Pertama: Bab ini mencakup pembahasan tentang:
1. Sejarah pelaksanaan upacara melukai diri.
2. Sejarah masuknya acara/upacara melukai diri ke Iran.
3. Penyebaran acara/upacara melukai diri.
4. Peran musuh Islam dalam penyebaran acara/upacara melukai diri.
dsb.
Bab Kedua: Bab ini membahas tentang upaya para ulama Syiah dalam mencegah penyimpangan (bid’ah) dan mengada-mengada (khurafat) dalam acara-acara duka Asyura, termasuk acara/upacara melukai diri.
Bab Ketiga: Bab ini berisi analisis dan uraian berbagai argumen para ulama Syiah (Maraji’) tentang pengharaman acara/upacara melukai diri, dengan mengutip fatwa-fatwa puluhan Marja’ Syiah yang mengharamkannya.
Bab Keempat: Bab ini membahas analisis dan uraian “Vonis Wali Faqih” (Hukum Wila’iy) yang dikeluarkan oleh Sayid Ali Khamene’i (hafizhahullah) tentang pengharaman acara melukai diri dengan berbagai argumen, salah satunya adalah acara/upacara melukai diri termasuk bid’ah.
Bab Kelima: Dalam bab terakhir ini diungkap beberapa dokumen penting berupa foto-foto dan surat-surat, yang membuktikan adanya “tangan tersembunyi” dari pihak Barat (musuh Islam) yang berusaha untuk menyebarkan ajaran sesat itu di kalangan masyarakat Syiah, di mana salah satu tujuannya adalah untuk mendiskreditkan Islam, khususnya mazhab Syiah.