Pertanyaan: Sebagian orang berpikir bahwa amal ibadah dan muamalah seorang muslim hanya sahih dan benar jika sesuai dengan ajaran salah satu dari empat madzhab yang terkenal, sementara Syiah Imamiyah dan Zaidi, bukan termasuk dari empat madzhab tersebut. Apakah Anda berpendapat sama dengan itu dan tidak memperbolehkan beramal dengan madzhab Syiah Imamiyah?

Jawab:

1- Islam tidak pernah memerintahkan pengikutnya untuk mengikuti salah satu madzhab tertentu. Yang kami katakan adalah setiap orang mukmin berhak untuk mengikuti salah satu madzhab yang jelas dengan fatwa-fatwa yang sampai kepada kita dengan benar dan tertulis jelas dalam buku-buku panduan. Selain itu, setiap muslim yang mengikuti salah satu madzhab berhak untuk pindah ke madzhab yang lain tanpa perlu merasa khawatir.

2- Secara syar’i, diperbolehkan mengikuti mengamalkan ajaran madzhab Ja’fari yang juga dikenal dengan nama madzhab Imamiyah Itsna Asyariyah, seperti madzhab-madzhab yang lain. Semua muslim harus mengetahui hal ini dan meninggalkan fanatisme buta kepada salah satu madzhab tertentu. Agama Allah dan syariatNya tidak mengikuti salah satu madzhab tertentu atau terbatas pada madzhab tertentu. Semua pemimpin madzhab-madzhab itu mujtahid dan diterima ijtihadnya oleh Allah. orang yang tidak bisa dan tidak mampu berijtihad diperbolehkan bertaqlid dan mengamalkan apa yang ada dalam fiqih mereka. Tak ada perbedaan antara masalah ibadah atau muamalah. Mahmoud Syaltut [im/mt] taghrib

Sumber