Pertukaran tawanan antara Gerakan Hizbullah Lebanon dan Rezim Zionis Israel berlangsung hari ini  (16/07/08 ) di kawasan perbatasan Lebanon dan Palestina pendudukan, Naqoura. Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita IRNA dari Beirut, proses pertukaran tawanan dilakukan hari ini setelah Hizbullah dengan menyerahkan dua jenazah tentara Zionis Israel yang ditawan Hizbullah ke Palang Merah Internasional. Dengan mobil khusus yang berkaca gelap, jasad dua tawanan Zionis Israel yang ditahan oleh Hizbullah diangkut ke kawasan perbatasan Naqoura.

Lima tawanan Lebanon yang ditahan oleh Rezim Zionis Israel juga diangkut ke kawasan perbatasan Naqoura. Televisi Lebanon, NBN, melaporkan, jenazah para syuhada besok Kamis akan diserahkan. Menurut rencana, 199 jasad pejuang Lebanon dan Palestina yang berada di tangan Zionis Israel akan diserahkan ke pihak Hizbullah Lebanon. Diberitakan pula, para pejabat Lebanon, termasuk pejabat keamanan Hizbullah Lebanon, Wafik Safa dan utusan Presiden Lebanon, Wafik Jazini, menggelar sidang dengan mediator internasional.

Pada saat yang sama, Rezim Zionis Israel melarang segala bentuk acara di wilayah Palestina pendudukan menyusul pertukaran tawanan tersebut. Tentara Zionis Israel dengan alasan terjadinya proses pertukaran tawanan dengan Hizbullah, mengumumkan bahwa tempat pertukaran tawanan sebagai wilayah militer tertutup. Sementara itu, pemerintah Lebanon mengumumkan libur resmi menyambut pertukaran tawanan antara Hizbullah Lebanon dan Rezim Zionis Israel. Pengumuman libur resmi itu disampaikan kemarin malam oleh kabinet Lebanon.

Eldad Regev dan Ehud Goldwasser adalah dua tentara Zionis Israel yang ditawan oleh Hizbullah Lebanon sebelum meletusnya perang Lebanon yang berlangsung 33 hari. Keduanya akan diserahkan oleh Hizbullah dengan syarat Israel membebaskan Samir Kantar, seorang tahanan Lebanon yang paling lama di penjara Zionis Israel dan empat tawanan lainnya bersama dengan 199 jasad pejuang Lebanon dan Palestina.

sumber: IRIB Bahasa Indonesia