Wanted
Wanted

Awalnya aku tidak tahu kekuatan apa yang menarikku untuk bergegas menuju kampus. Padahal, siang ini males sekali rasanya aku menginjakkan kaki di kampus itu.

Dengan perasaan serba terpaksa, ku naiki motor butut kesayanganku ke kampus dengan style pakaianku yang serba hitam-hitam. Mirip seperti Almarhum Kang Hari Rusli dan persis seperti syiah hitam-hitam di Iran sana yang tiap harinya berpakaian serba hitam-hitam. Aku yakin kang Hari Rusli dan Syiah hitam-hitam menggunakan pakaian yang serba hitam karena menganggap dunia ini sedang berduka. Penindasan dimana-mana, ketidakadilan bertebaran bahkan sesekali diselimuti dengan ayat-ayat suci Qur’an, nyawa orang banyak tercerabut dari badannya semuda kita mencabuti rumput diladang. Berbeda dengan aku yang memang ndak punya model pakaian lain sehingga harus berpakaian serba hitam, sampai kaos kaki dan sepatuku pun hitam. Ditambah diriku yang hitam legam.

Ok, kita cukupkan persoalan hitam-hitam sampai sini.

Sesampainya aku dikampus, seperti biasa, papan pengumuman tak lepas dari pandanganku. Ku temukan satu pamflet yang begitu menarik perhatian. Dengan bentuk sederhana tetapi isi yang begitu menggugah.

Karena handphone kesayangan tidak aku bawa, terpaksa aku menuliskannya dalam secarik kertas.

“BERITA KEHILANGAN”

TELAH HILANG DENGAN RASA DUKA YANG MENDALAM MAHASISWA DENGAN CIRI SEBAGAI BERIKUT:

  1. BERPIKIR RADIKAL
  2. BERJIWA SOSIAL
  3. PEDULI TERHADAP RAKYAT KECIL
  4. BERANI MELAWAN PENINDASAN & KETIDAKADILAN
  5. ANTI KEMAPANAN

JIKA KAWAN-KAWAN MENEMUKAN MAHASISWA DENGAN CIRI YANG DISEBUTKAN DI ATAS TOLONG SAMPAIKAN KEPADANYA, SEGERA BERTINDAK NYATA UNTUK RAKYAT…!!! AKAN DIBERI IMBALAN KEMERDEKAAN YANG SESUNGGUHNYA…!!!

TERTANDA

FRONT AKSI MAHASISWA (FAM) – UNS

Tertarik aku dengan tulisan diatas. Muncul berbagai macam pertanyaan di dalam benakku saat itu. Beberapa diantaranya ialah apakah benar mahasiswa seperti itu telah hilang dari dunia perkampusan sekarang ini, siapa yang membuat pamflet propaganda tersebut?

Siapapun yang membuat dan motivasi apa yang mendorong mereka memasang pamflet propaganda diatas, secara umum aku sepakat dengan keresahan yang ditampakkan dalam pamflet tersebut, akan realitas mahasiswa saat ini.

Bukan hanya organisasi mahasiswa eksternal kampus saja yang mengalami kesulitan perekrutan dan perkaderan, tetapi juga di kalangan organisasi mahasiswa internal kampus pun mengalami kesulitan yang sama.

Bagaimana Anda melakukan penilaian terhadap permasalahan ini?