Beranda > News > Hidangan Sepatu Mentah untuk Setan Besar Bush

Hidangan Sepatu Mentah untuk Setan Besar Bush

Setan Besar bush dilempar sepatu. Sayang gak kena.

Setan besar bush dilempar sepatu, sayang gak kena. Mampus Bush...!!

Jika rakyat Palestina melempari tank-tank Israel,  yang jelas-jelas terbuat dari besi, dengan batu di jalanan. Berbeda halnya dengan Wartawan Irak yang hadir pada acara konferensi pers yang menghadirkan PM Irak Nuri al-Maliki dan George W. Bush.

Ketika kedua pemimpin tersebut bertemu di kantor Maliki, seorang wartawan yang duduk di barisan ketiga meloncat dengan berteriak, “Itu ciuman perpisahan, kamu anjing,” dan kemudian melemparkan sepatunya satu per satu ke arah Bush.

Wartawan yang  bernama Muntazer al-Zaidi itu bekerja untuk saluran Al-Baghdadia yang melakukan siaran dari Kairo. Selepas pelemparan sepatu itu, petugas keamanan kepresidenan segera membawa wartawan tersebut keluar dari ruangan.

Tapak sepatu sering dianggap sebagai penghinaan pamungkas dalam budaya Arab. Setelah patung Saddam Hussein dirobohkan di Baghdad pada April 2003, banyak orang memukuli wajah patung itu dengan tapak sepatu mereka.

Ironisnya, sejumlah wartawan Irak berdiri untuk meminta maaf atas insiden tersebut. Aku jadi bertanya-tanya, siapa yang berbuat, siapa yang meminta maaf? Lagi apa perlunya meminta maaf kepada setan besar Bush yang telah membantai banyak manusia (aku tidak berbicara Islam).

Sayang, aksi pelemparan dengan sepatu itu hanya dilakukan oleh seorang wartawan saja. Coba seandainya banyak wartawan yang hadir disitu melempari setan besar bush dengan sepatu dan batu. Gak kebayang deh wajah yang biasa menampakkan raut muka arogan itu berubah menjadi wajah yang dipenuhi dengan lukisan tapak sepatu.

  1. nugi
    Desember 15, 2008 pukul 8:04 am

    Ya… itung-itung pemanasan sebelum dilempari sesuatu yang lain oleh “wartawan” dari “negeri kubur”

  2. Desember 15, 2008 pukul 8:30 am

    mangnya “wartawan” dari “negeri kubur” itu siapa?

  3. Humor lucu
    Desember 15, 2008 pukul 10:20 am

    Syukurin loh

  4. sileja
    Desember 16, 2008 pukul 5:25 am

    wuuih keren bgt tuh wartawan!

    saluuuttttttttttt

  5. Desember 16, 2008 pukul 7:36 am

    Biar ja kena ampe Mati aja skalian, eehh!!!! jgn dulu aahh… biar DIA tanggung jawab atas perbuatannya.. OK!

    Untung cuma SEPATU doang blom PABRIKnya skalian… tul gak?

    Si Setan Bush pasti skarang trauma kalo deket2 ma Orang2 yg pake spatu..
    Ntar malahan dilempar pake Kotoran Anjing lagi… hee.heee… 😀
    Peace

  6. Desember 16, 2008 pukul 9:37 am

    @Humor lucu
    hehehehe…kayaknya seneng banget nih

    @sileja
    iya tuh keren banget. Bahkan di Iraq sana, para penjual buah itu membagikan gratis buah dagangan mereka kepada orang lewat. saking bahagianya.

    di lempar sepatu aja dah pada senang, apalagi kalau ada yang bisa bunuh bush. beuh…

    @tomi
    Jangan-jangan dia gak mau pake sepatu lagi?

  7. Herman Amar kkhan
    Desember 17, 2008 pukul 3:36 am

    Namanya juga bushhhh…. jadi ya kaya kentut….nggak bunyi tapi bau….

  8. masmpep
    Desember 18, 2008 pukul 3:07 am

    jadi inget logika teman-teman pergerakan (dulu): bahwa menyerang amerika dan sekutunya mustahil. namun kita tak boleh tinggal diam. kita harus selalu berbuat, paling tidak amerika tidak bisa tidur nyenyak setiap malam. enak saja amerika, sudah berkuasa, tak ‘diganggu’ pula.

    mungkin ini naif. namun lebih baik ketimbang diam, dan berdoa dalam hati saja.

    (melempar sepatu memang tindakan paling taktis ‘mengerjai’ bush. menembak, melempar granat, hampir tak mungkin disaat bush dijaga demikian ketatnya–seperti saat ke bogor dulu. tapi kenapa ‘ide bagus’ ini tak banyak diadopsi oleh aktivis mahasiswa kita seperti ressay, dan kawan-kawan ya, he-he-he).

  9. Desember 18, 2008 pukul 3:14 am

    hehehe…bisa aja mas mpep. aku pribadi belum cukup keberanian mas.

    Pengecut? Ya untuk saat ini, begitulah.

    Pandangan Dunia Materialis masih begitu kental terendap dalam diriku.

    Untuk mengkritik dosen saja masih takut. Takut tidak lulus kuliah. Apalagi melempar taik kucing ke muka bush.

  10. you shouln'd know it
    Maret 6, 2009 pukul 10:44 am

    jangan hanya seneng, ingat nasip yang lempar, DAH DOA IN BELIAU SEBAGAI ‘PAHLAWAN KITA’ BEBAS !!!!!
    denger2 dia dihukum abis ma si tooth “bush” kan kasihan kita juga harus doa in dong

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: