Beranda > Tulisanku > Pertanyakan Mana Rudal Iran?

Pertanyakan Mana Rudal Iran?

Tulisan pendek ini aku tulis dengan perasan sedih. Cengengkah? Biarkan, biar semua orang tahu betapa sedihnya aku ketika membaca beberapa artikel yang mendiskreditkan Iran, Hizbullah, dan Hamas.

Jika hal itu dilakukan oleh orang non muslim, aku ndak begitu pikir pusing. Tetapi realita menunjukkan bahwa ternyata orang muslim sendiri yang mendiskreditkan Iran, Hizbullah, dan Hamas.

Mereka yang tidak menyukai Hamas, sering kali melontarkan propaganda bahwa Hamas lah yang menyebabkan terjadinya pembantaian yang dilakukan oleh Zionis Israel terhadap ribuan warga Gaza. Ratusan nyawa bayi dan wanita tercerabut dari raga mereka karena kesombongan Hamas.

Aku jadi teringat pada peristiwa beberapa tahun lalu, tepatnya di Lebanon. Disaat gerilyawan Hizbullah melakukan perlawanan terhadap Zionis Israel, pada saat bersamaan ada segelintir umat Islam yang berusaha mendiskreditkan Hizbullah. Hizbullah yang notabene Syiah dideskriditkan sebagai penyebab invasi Israel ke Lebanon yang menyebabkan terbunuhnya banyak warga sunni lebanon. Hujatan dan caci maki pun dilayangkan kepada hizbullah. Mereka disebut-sebut sebagai pembantai warga sunni. Isu sektarian nampaknya jadi grand desain propaganda mereka. Padahal, jika kita mau berpikir obyektif, yang terbunuh bukan hanya warga sunni, warga syiah pun jadi korban. Siapa yang membunuh? Jelas dalam hal ini Israel berstatus sebagai pembunuhnya. Jadi, Israel lah yang patut dipersalahkan.

Pendiskreditan ini pun berlaku pula pada Hamas. Hanya saja, mereka tidak mampu menyeret Hamas yang sunni pada dikotomi sunni syiah, yaitu sebagai penyebab terbunuhnya warga gaza yang notabene sunni, untuk menimbulkan sentimen mazhab.

Akhirnya, untuk membawa isu konflik Israel Palestina ini pada isu sektarian sunni syiah, mereka mengarahkan perhatiannya pada Iran. Iran yang selama ini dikenal pendukung Hamas didiskreditkan.

Iran yang notabene negara yang dipimpin oleh orang syiah, menurut mereka adalah pihak yang paling bertanggungjawab atas terbantainya warga sunni di gaza. Mereka menuturkan bahwa Iran yang sering menggembar-gemborkan memiliki rudal yang mampu menjangkau tel aviv, ternyata hanya berdiam diri ketika ribuan warga gaza dibantai. Mereka mempertanyakan mana rudal-rudal canggih yang dibangga-banggakan itu? Mulailah mereka menyebarkan propaganda bahwa Iran yang Syiah berdiam diri karena ingin melihat banyak warga sunni gaza yang dibunuh. Maka, berlakulah isu sektarian.

Bagi orang awam, propaganda ini begitu mudah mereka yakini sebagai sebuah kebenaran. Informasi yang seharusnya diverifikasi terlebih dahulu ternya mereka telan begitu saja.

Kesedihanku, bukan karena tidak mampu membantah propaganda sesat tersebut, karena surat Ismail Haniyah dan pertemuan Khaled Mishal dengan Ayatullah Ali Khamenei, pemimpin besar revolusi islam iran, dapat membungkam mulut busuk mereka. Khaled Mishal berterimakasih kepada rakyat dan pemerintah iran atas dukungan dan bantuannya selama ini kepada palestina.

Kesedihanku muncul karena melihat realita yang sebenarnya bahwa ada duri dalam daging, ada musuh dalam selimut, ada serigala berbulu domba yang berusaha memecah belah barisan umat Islam.

Semoga kita mampu berpikir jernih, rasional, dan ilmiah.

  1. Sulis Novita
    September 9, 2009 pukul 2:01 am

    yang membunuh sesama dan melukai sesama adalah pendosa………
    kejahatan di balas dengan kejahatan tidak akan pernah selesai.
    Mudah mudahan di NKRI ini akan tetap ada pemimpin2 yang bijaksana. Jangan mencontoh kehidupan perang-perangan di luar sana

  2. Agustus 24, 2016 pukul 3:36 am

    You made a number of fine points there. I did a search on the issue and found the majority of people will agree with your blog.

Comment pages
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: