Beberapa kawan mempertanyakan ketidakaktifanku di dunia blog. Beberapa hari terakhir tampak blog ini tidak terurus. Tulisan tidak pernah diupdate. Komentar masuk sudah banyak menumpuk tetapi tidak ditanggapi juga.

Sibuk? Bisa dikatakan seperti itu. Saat ini aku tengah sibuk menjadi panitia Intermediate Training tingkat nasional HMI Cabang Surakarta. Aku beserta panitia lain menginginkan pelayanan dan training yang bermutu, sehingga banyak waktu dan pikiran yang terfokus untuk mempersiapkan acara ini. Walaupun hasil dari persiapan itu tidak terlalu memuaskan dan tidak mencapai target.

Namun ada yang membuat aku sedikit terhibur. Peserta yang mengikuti training ini hanya 30 peserta. Aku senang dengan jumlah peserta yang tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Harapannya, training yang dijalani bisa efektif dan memberikan banyak manfaat kepada para peserta. Tidak seperti Intermediate Training di beberapa HMI Cabang di Indonesia yang biasanya diikuti oleh lebih dari 50 peserta bahkan ada yang sampai 90-an orang.

Selain itu, training ini diikuti oleh beberapa cabang yang menurutku ideologis. Cabang-cabang yang memiliki kultur ilmiah yang kuat. Cabang-cabang yang memiliki militansi kadernya relatif tinggi ketimbang HMI Cabang Surakarta.

Semoga dengan keikutsertaan mereka dalam training ini, bisa memberikan satu gambaran baru bagi kawan-kawan HMI Cabang Surakarta untuk terus istiqomah mengambil HMI sebagai jalur perjuangannya saat ini.

Aku sangat berterima kasih sekali kepada Bang Andito yang telah berkenan meluangkan waktunya yang padat untuk mengisi materi Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI. Beberapa kawan penasaran kok bang Andito bisa hadir mengisi training, padahal biasanya kalau hari senin bang Andito selalu tidak bisa. Aku sendiri ndak tahu apa yang menyebabkan bang Andito bisa mengisi training kemarin. Tetapi aku yakin, semua itu karena dedikasi bang Andito yang tinggi terhadap proses perkaderan di HMI.