Salah seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin mengajak negara-negara Arab untuk berunding dengan Iran sebagai ganti AS dan rezim zionis Israel. Ia juga mengajak dunia Arab lebih mendekatkan pandangan dan sikapnya dengan Tehran. 

Televisi Al-Alam memberitakan, Isam Al-Uryan salah seorang pimpinan gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir, Selasa malam (5/5/09) di Kairo menyatakan, “Pernyataan sikap anti-Iran pemerintah Mesir merupakan upaya untuk mengikuti AS dan dilakukan dalam rangka tranformasi politik di masa pemerintahan baru Mesir”.

Isam menambahkan, “Sikap anti-Iran Menteri Luar Negeri Mesir, Ahmad Aboul Gheit dan pembelaannya terhadap PM Rezim Zionis Israel, Benyamin Netanyahu merupakan penghinaan terhadap bangsa Mesir”.

“Hanya Israel yang menganggap bangsa Mesir, Arab, dan umat Islam sebagai musuh dan bersikap toleran dengannya adalah sia-sia”. Tegasnya

Pemimpin Ikhwanul Muslimin ini juga mendesak para petinggi Mesir untuk mengubah pandangannya terhadap Iran, khususnya pasca pidato akhir PM Rezim Zionis Israel Benyamin Netanyahu dalam sidang komite lobi zionis di AS (AIPAC).[islammuhammadi/mt/iribnews]