Majalah kenamaan Jerman Der Spiegel menurunkan berita bahwa Hizbullah berada di belakang kasus pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Rofiq Al-Hariri pada tahun 2005 silam.

Seperti dilansir situs Al-Watan Saudi Arabia, Senin (25/5), atas tuduhan itu Hizbulah langsung membantahnya. Sebelumnya Mahkamah Internasional menampik keterlibatan Hizbullah dalam kasus terbunuhnya Al-Hariri.

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh Menteri Luar Negeri Suriah dan Lebanon, Walid Al-Muallim dan Fauzi sholukh. Namun menteri Luar Negeri Israel malah meminta Mahkamah Internasional untuk memberikan surat peringatan kepada Nashrullah, pemimpin Hizbullah, dan bahkan Tel Aviv minta agar Mahkamah memenjarakannya.

Terkait berita di majalah Jerman itu, Mahkamah Internasional mengaku tidak tahu-menahu kalau berita tersebut ditulis.

Sementara Sholukh sendiri sangat mengecam tuduhan tersebut. “Itu bohong, jauh dari kebenaran. Dengan tuduhan ini mereka ingin menanamkan fitnah dan keragu-raguan kepada rakyat Lebanon. Namun kami tetap dalam barisan yang sama dan tujuan yang sama”, tegas dia.(Ahmad Zarkasih)

Pidato Sayyed Hasan Nasrullah, Sekjen Hezbollah Lebanon, dalam peringatan kemenangan atas Israel, yang menyebut secara positif Walid Jumblat, yang selama ini dianggap sebagai musuh.

Ucapan Nasrullah yang menunjukkan sikap negarawan dan tokoh yang rendah hati mampu mencairkan ketegangan internal Lebanon. Walid Jumblat secara spontan memuji Nasrullah dan berjanji akan menemuinya. Ia juga mengecam Der Spigel karena menurunkan artikel yang berisikan tuduhan palsu tentang keterlibatan Hezbollah dalam pembunuhan Rafiq Hariri.

Dalam wawancara dengan televisi aljazeera (Selasa malam), Walid Jumblat secara terbuka mengaku sering memberikan pernyataan spontan dan emosional. Alasannya, buntunya jalur komunikasi dengan Hezbollah. “Kita tidak punya musuh internal. Musuh utama kita adalah Israel,” katanya.

Banyak pengamat menilai perubahan sikap Walid Jumblat merupakan kemenangan politik Nasrullah dan indikasi kemenangan Hezbollah dan sekutunya dalam pemilihan legislatif Lebanon.

Sumber: Eramuslim dan Islam Protes