kangen-band1

Bosan dengan tulisan-tulisan serius, ingin rasanya aku menulis hal-hal yang santai. Tulisan ini kubuat, berawal dari kunjunganku ke kost salah seorang teman. Di kamarnya, ia sedang mendengarkan lagu kangen band yang berjudul juminten. Dia menunjukkan padaku bahwa lagu tersebut unik. Dengan rasa penasaran yang cukup tinggi, aku coba cermati dimana letak keunikan lagu tersebut.

Berikut ini lirik lagunya:

gong ning nong ning nong ning gong [4x]
* juminten kuliah di washington
kalau malem main ke Las Vegas
juminten ayu mempesona
sampai ngelewatin christina aguilera

** juminten hurry up and come back
jangan lama-lama ya di amerika
ku tunggu kau sekian lama
sampai ku tanya sama kepala desa

reff:
cepat-cepatlah pulang ke indonesia
ku sudah nggak tahan ingin jumpa
cepat-cepatlah pulang ke indonesia
indonesia raya merdeka

sekali merdeka tetap merdeka
sekali merdeka tetap merdeka

repeat *, **
repeat reff [3x]

sekali merdeka tetap merdeka
sekali merdeka tetap merdeka

gong ning nong ning nong ning gong [2x]

juminten, juminten

Sekilas aku baca syairnya, lagu tersebut mengisahkan seorang laki-laki yang tinggal di Indonesia merindukan wanita idamannya yang saat itu tengah berada di Amerika. Laki-laki tersebut ingin sekali wanita idamanya kembali pulang ke Indonesia, karena sudah rindu.

Kangen Band, hampir sama dengan band-band baru lain yang membawa jenis musik melayu dan dengan syair-syair yang lugu dan sederhana. Syair tersebut mudah dipahami dan musiknya pun membuat orang yang mendengarkannya tergoda untuk mengikuti alunan nada-nadanya. Makanya tidak heran jika kangen band, wali band, dan ST 12 begitu digandrungi anak muda Indonesia saat ini. Mereka nampaknya ingin menunjukkan kepada dunia, bahwa lagu itu tidak harus unik dan syairnya puitis, tetapi bagaimana lagu tersebut bisa menginfluence para pendengarnya.

Kembali lagi ke lagu Kangen Band. Lagu yang berjudul Juminten tersebut unik dan aneh. Mengapa? Pada syair reff  yang saya cetak tebal, disana ada dua semangat yang ditunjukkan. Pada bait pertama dari reff yang saya cetak tebal tersebut, menunjukkan keromantisan. Tetapi pada bait kedua, menunjukkan semangat nasionalisme.

Sejenak aku berpikir, apa hubungannya antara keromantisan mereka dengan semangat nasionalisme? Apa ndak ada kata-kata lain untuk hanya menunjukkan keromantisannya? Ataukah justru disitulah motivasi mereka, yaitu ingin membuat sesuatu yang unik.

Apa mungkin kesimpulannya, “Romantis boleh, cinta-cintaan boleh, sayang-sayangan boleh, asalkan semangat nasionalisme tetap ada.” Ah, semoga saja seperti itulah kesimpulan yang ada pada lagu juminten tersebut. Betapa banyak anak muda yang dibuat mabuk dengan suasana cinta, suasana pacaran, sampai-sampai mereka hedon dan melupakan semangat nasionalisme.