Bila kamu saat ini tengah berada di Wonogiri ataupun kamu punya hasrat untuk berlibur di Wonogiri, tak ada salahnya sejenak mencoba salah satu tempat kuliner yang terkenal disana. Sate Kambing Pak Gino.

Warung yang terletak di jalan Ahmad Yani No. 188 Wonogiri ini setiap harinya ramai dikunjungi orang. Baik yang membawa kendaraan mobil maupun yang hanya menggunakan sepeda motor.

Kesan pertama memang agak tak menarik dengan melihat tempatnya yang kecil dan pas di pertigaan besar di jalan Ahmad Yani, Wonogiri. Tapi kesan pertama itu terlupakan saat menikmati hidangan disana.

Warung pak gino bukan warung kelas atas, tetapi rasanya bisa dibandingkan restoran-restoran kelas atas. Ini bukan suatu hal yang berlebihan, tapi itu yang aku rasa dari hidangan sate kambing ala pak gino

Ada beberapa hidangan yang tersedia seperti sate kambing, tongseng, tengkleng, dll. Satu hal yang aku sukai dari warung Pak Gino ini, daging kambingnya sangat empuk. Aku beberapa kali mencari sate kambing dengan daging yang empuk di sekitar solo, ndak pernah ada. Tapi di warung pak gino inilah aku temukan keempukan daging kambing.

Kamu berpikir harganya mahal? Ah…tidak juga. Menurutku harga standar dari warung sate kambing pak gino tentu ndak akan menguras habis isi kanton kamu. Apalagi itu sebanding dengan rasa yang ditawarkan.

Tapi ada satu hal yang aku ndak terlalu suka dengan hidangan sate kambing di Solo dan sekitarnya, termasuk wonogiri. Sate kambingnya dihidangkan tanpa tusuk satenya. Beda dengan hidangan sate kambing di kota-kota lain, selalu dihidangkan dengan tusuk satenya. Jadi sensasi makan satenya dapet banget kalau disertakan tusuk satenya juga.