Plang Rumah Makan Pak Eko

Kebiasaanku sekarang di Wonogiri ialah wisata kuliner saat jam istirahat magang. Saat ini aku tengah magang di Pengadilan Negeri Wonogiri. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, aku mengajak temanku yang memang asli wonogiri untuk wisata kuliner, menyicipi masakan-masakan yang dianggap enak oleh masyarakat wonogiri.

Salah satunya ialah Rumah Makan “Pak Eko”. Rumah makan ini terletak di jalan Bulusulur-wonogiri KM 4. Jalan yang ada di depan warung pak eko ini merupakan jalan yang dilintasi oleh beberapa bis baik “dari” ataupun “menuju” Pacitan.

Rumah Makan Pak Eko Tampak Depan

Saat aku makan disana, tiba-tiba ada 2 bus yang parkir di halaman rumah makan ini. Setelah ku tanyakan pada pegawainya, ternyata memang ada 4 bis yang pasti berhenti untuk istirahat sejenak di warung ini, salah satunya ialah bis Sedyo Mulyo. Saat bis beristirahat, saat itulah para penumpangnya menikmati makanan yang disajikan oleh pak eko. Walaupun ada sih yang hanya sekedar numpang ke kamar mandi.

Soal makanan, warung pak eko menyediakan beraneka ragam makanan seperti, Mie ayam, bakso, ayam goreng, nila goreng, pecel lele, soto daging, soto ayam, trancam, gudangan, nasi rames, nasi gudeg, jangan lombok, dll.

Ini nih menunya...

Kok biasa banget sih makanannya? Tidak…! Ada lagi makanan lain yang masih begitu asing di telingaku. Nasi Jagung dan Nasi Thiwul. Inilah yang khas dari wonogiri, thiwul yang disajikan menjadi nasi.

Sebetulnya agak pikir-pikir juga sih mau nyobain tuh nasi. Karena dulu sempat punya pengalaman tidak mengenakkan dengan nasi-nasi yang belum pernah aku makan. Dulu pernah nyobain makan nasi kebuli. Tapi saat makan, tiba-tiba aku muntah karena ndak suka dengan rasa dan aroma nasi kebuli.

Awalnya aku berpikir hal yang sama bahwa nasi thiwul ini aneh dan pasti sama seperti nasi kebuli yang aromanya tidak mengenakkan. Tapi tidak, dugaanku salah, karena ternyata nasi thiwul ini memiliki rasa yang nyaris sama dengan nasi biasa yang sering aku makan. Bentuk nasi thiwul lebih kecil ketimbang nasi biasa dan berbentuk bulat.

Nasi Thiwulnya, Jos tenan...

Nasi thiwul ini disantap dengan berbagai macam lauk pilihan. Ada ayam, telor pedas, tempe, sayur sop, dll. Dan di warung pak eko ini, berbagai macam lauk itu tak diragukan lagi lezatnya. Aku sudah nyoba dan ternyata nikmat betul. Saking enaknya, sampai-sampai aku melahap habis dengan waktu yang sangat cepat.

Tempatnya yang luas, bersih dan tidak panas itu membuat hasratku ingin makan memuncak. Benar-benar luas dan bersih. Pelayanannya pun ramah dan cepat. Harga? Aku makan bersama ketiga orang temanku, hanya habis 40 ribu. Terjangkau lah…

Ingin kesana? Cobalah…

“BELUM KE WONOGIRI JIKA BELUM MAKAN THIWUL