Beranda > Tulisanku > Kegelisahanku Terhadap Pengelolaan Gedung Insan Cita

Kegelisahanku Terhadap Pengelolaan Gedung Insan Cita

Siapa sangka jika Gedung Insan Cita Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta yang sebagian ruangannya disewakan untuk membuka usaha warnet, ternyata menyisakan permasalahan.

For your information, Gedung Insan Cita HMI Cabang Surakarta, yang diresmikan oleh Akbar Tanjung  ini, dikelola oleh Yayasan Bakti 47 yang anggotanya merupakan alumni-alumni HMI. Beberapa tahun belakangan, pihak yayasan menyewakan sebagian ruangannya kepada pihak Atma Bakti untuk membuka usaha warnet disana.

Disatu sisi memang eksistensi warnet tersebut memberikan dampak positif baik bagi masyarakat sekitar terutama mahasiswa yang tinggal di kost sekitar gedung tersebut, maupun bagi kader-kader HMI. Akses mereka untuk mendapatkan layanan internet cepat jauh lebih mudah. Tapi siapa sangka jika ternyata eksistensi warnet tersebut menimbulkan permasalahan. Mungkin bagi Anda permasalahan ini sangat sepele, tapi bagiku yang pernah merasakan bagaimana susahnya merekrut mahasiswa untuk menjadi anggota HMI, permasalahan itu begitu mengganggu.

Berawal saat tadi aku makan di warung HIK pak yon. HIK Pak yon ini terletak di dekat warnet yang dulu aku pernah kerja disana. Awal cerita, aku tanya ke pak yon apakah warnet itu masih ramai atau tidak. Pak yon menuturkan bahwa sekarang jauh lebih sepi ketimbang dulu saat aku masih kerja di warnet itu. Kemudian beliau menuturkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh pemilik warnet ndak memuaskan.

Penasaran, aku pancing pak yon untuk menceritakan pelayanan seperti apa yang tidak memuaskan. Ternyata pak yon ini gemar sekali menonton (maaf) video porno. Saat dia menonton video porno di warnet tersebut, tiba-tiba komputernya gangguan. Spontan dia langsung meminta bantuan kepada si pemilik warnet. Tapi, menurut pak yon, pemilik warnet tidak terlalu menanggapi hal itu. Selain merasakan pelayanannya jelas, pak yon juga merasakan bahwa komputer yang ada di warnet tersebut jelek. “Masa’ buat nonton film unyil (istilah film porno) komputernya error.” Begitulah tutur pak yon.

Pak Yon cerita bahwa keadaan warnet ini berbeda dengan warnet Atma Bakti yang ada di Gedung Insan Cita HMI Cabang Surakarta. Komputer di warnet Atma Bakti masih bagus. Terus terang aku kaget saat pak yon berkata seperti itu. Apa yang membuat aku kaget?

Pak yon mengatakan, “Kalau aku nonton film unyil di HMI sana, lancar-lancar aja mas. Komputernya bagus, filmnya banyak. Jadi bisa milih-milih.”

What? Nonton film unyil di HMI? Inilah yang membuat aku kaget. Bukannya mengatakan, “…nonton film unyil di warnet atma bakti yang ada di gedung insan cita HMI,” tapi beliau malah berkata, “…nonton film unyil di HMI.”

Dari perkataan pak yon itu, orang bisa beranggapan yang gak-gak soal HMI. Masa’ nonton film unyil di HMI sih. Aduh…bisa-bisa nama HMI tambah jelek aja nih, pikirku.

Sebetulnya, kejadian yang hampir mirip pernah terjadi sebelumnya. Saat masa pemilu, HMI Cabang Surakarta diajak kerja sama untuk menjadi pemantau pemilu. Kemudian HMI Cabang Surakarta menyebar 50 kadernya ke TPS-TPS untuk menjadi pemantau pemilu. Tetapi ada salah satu kader yang ditempatkan di TPS Jebres, mengeluh bahwa dirinya ditolak oleh Panwascam Jebres. Panwascam Jebres tidak setuju jika HMI menjadi pemantau pemilu independen karena HMI nyatanya tidak independen.

Setelah diusut ternyata semua itu karena gedung insan cita HMI Cabang Surakarta pernah disewa oleh tim sukses SBY Boediono untuk menggelar pembekalan bagi para saksi yang akan ditempatkan di beberapa TPS yang ada di Surakarta. Panwascam kemudian menyimpulkan bahwa HMI tidak lagi independen karena pro SBY Boediono. Ternyata isu ini pun sudah berkembang ke masyarakat sekitar sampai-sampai ibu-ibu warung pun memperbincangkan itu. Akhirnya HMI Cabang Surakarta pun membuat klarifikasiGed yang dimuat di beberapa surat kabar lokal.

Karena keteledoran pengelolaan, sekali lagi nama baik HMI dipertaruhkan. Alangkah baiknya pengelolaan gedung insan cita ini diperbaiki lagi lah. Atau perlu kader-kader HMI yang mengambil alih pengelolaan itu?

  1. gayatri wedotami
    Februari 23, 2010 pukul 10:15 pm

    salam Yakusa.

    • Februari 24, 2010 pukul 3:15 pm

      salam kenal…yakusa…

  2. April 5, 2010 pukul 9:21 am

    kenapa bisa bgt yach? ehhh..yer kasian tuh pak yon..jadi banyak orang yang tau dia suka pilm unyil…hahahah

  3. koropedang
    Juni 7, 2010 pukul 3:03 am

    lucu

  4. aldimedj
    Juni 18, 2010 pukul 5:04 am

    salam kenal..yakusa…rmh ane dikaranganyar bro..klo kpn2 ane maen kesitu bsa?🙂

    • Juni 18, 2010 pukul 6:58 am

      okey, insya Allah. Cabang mana?

  5. aldimedj
    Juni 18, 2010 pukul 7:20 am

    ciputat..ente anak 2005?

  6. INSAN CITA COMPUTER
    April 16, 2011 pukul 7:25 pm

    sebagai koreksi bersama kawan, bahwa saat ini kharakter insan cita HMI perlu dipertegas bersama

    ohya selain itu kondisi GIC masih sangat memprihatinkan “perlu diperhatikan” bersama dalam hal perawatannya. miris juga kan kalo GIC Solo sampai “terlantar” salam YAKISA dari INSICO

    • April 16, 2011 pukul 7:27 pm

      Sepakat.
      Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

      • INSAN CITA COMPUTER
        April 16, 2011 pukul 7:39 pm

        yach semoga keyakinan tidak hanya sebatas keyaninan tapi akan sampai pada cita bersama. umur sich boleh lah dibilang tua “64 th”, tapi kalo semangat dan pemikiran tetep fresh dan muda selalu

        • April 16, 2011 pukul 7:40 pm

          Seharusnya tua tua keladi.
          Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: