Menurut Bukhari, Mayoritas Sahabat Nabi Murtad

Menurut Bukhari, Mayoritas Sahabat Nabi Murtad

Imam Al-Bukhari di dalam Shahihnya, Kitab al-Riqaq, bab al-Haudh halaman 379-386 menyatakan bahwa mayoritas para sahabat Rasulullah saw telah murtad sepeninggal wafatnya Rasulullah. Hanya segelintir dari mereka yang selamat.

Rasulullah bersabda, “Aku mendahului kalian di Haudh dan sebagian dari kalian akan dibawah kehadapanku, kemudian mereka dipisahkan jauh dariku. Aku (akan) bersabda: Wahai Tuhanku! Mereka itu adalah sahabatku (ashabi). lalu dijawab: sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh mereka setelah engkau meninggalkan mereka (inna-ka la tadri ma ahdathuu ba’da-ka).

Pada riwayat yang lain Rasulullah juga bersabda: “Wahai Tuhanku! Mereka itu adalah para sahabatku, lalu dia berfirman: Sesungguhnya Engkau tidak mengetahuai apa yang telah mereka lakukan sepeninggalmu. Sesungguhnya mereka telah menjadi murtad ke belakang (inna-hum irtadduu ‘ala a’qabi-him al-Qahqariy)”.

Riwayat-riwayat diatas, dikutip dari The Translation of the Meanings of sahih Al-Bukhari Arabic-English Vol. VIII oleh Dr. Muhammad Muhsin Khan, Islami University, Medina Al-Munawwara.

86 Tanggapan to this post.

  1. Posted by HUrairah.and.jerry on April 25, 2009 at 6:34 am

    Sallam
    Saya Mau tanya Buat semua… Kalau Sprinter ( pelari cepat/tukang kabur dari peperangan) di perang uhud dan hunain kira kira di golongkan kemana…Yang mana Alquran menyebut nya Kaum munafik…Kira kira pasukan yang bersama Nabi itu sahabat Atau bukan..? kalau iya knapa Meninggalkan Nabi…? Kalau mengeritik sahabat ga boleh bagaimana membunuhnya boleh ga…? soalnya ada beberapa sahabat saling bunuh ( baca sejarah ).. Kalau menghina atau mencaci sahabat ga boleh Dan membuat kalian ga ridho…Mengapa Kalian ridho terhadap pembunuh Cucu nabi…Apa karena mereka merupakan Anak Anak dari sahabat nabi…? Kalau mengeritik sahabat ga boleh / tidak berahlak. bagai mana dengan bom bunuh diri yang menewaskanWanita dan anak anak dari kaum yang kamu sangka mencaci sahabat ( iraq) ….? Apa ini tindakan yang terpuji…? Kalu tidak kenapa kalian mendiamkannya…? Mana lebih mulia Keluarga nabi Atau Sahabatnya…? Kalau Sahabat…Tolong dalil lengkap tentang itu ( terutama bershalawat kepada sahabat)…. Kalau Keluarga Nabi yang utama Kenapa Kalian mengikuti yang lain…..? ( yang terakhir Khusus Untuk yang mengaku Juriat Nabi)

    Wasalam

    Balas

  2. Posted by W. Alive on Mei 23, 2009 at 1:42 pm

    Assalamu’alaikum akhi..

    Saya ingin memberi masukan,,
    Sebaiknya jangan gampang menyajikan hadits tanpa perincian yg jelas dari ulama faqih. Dan menyajikannya tanpa melibatkan hadits-hadits lain yg terkait dengannya.
    Menampilkan sepotong-potong dari nash itu adalah cara kaum kuffar maupun munafiq untuk menyelewengkan ajaran islam yg shahih.

    Kalimat, “dan sebagian dari kalian akan dibawah kehadapanku, kemudian mereka dipisahkan jauh dariku”.
    Kalimat ini tidak mutlaq menunujukkan bahwa mereka murtad,
    Ia bisa berarti penghukuman kpd sebagian dr mereka atas dosa yg pernah mereka buat ketika di dunia.
    Dan kata “sebagian dari kalian” tidak lantas menunjukkan mayoritas, sebagian itu menunjukkan “adanya” ia juga bisa berarti minoritas.
    Bila kita mengumpulkan seluruh hadits nabi ttg sahabat maka makna terakhir ini lebih kuat hujjahnya.

    Warisan sejarah perjuangan mereka kaya dengan keteladanan ,
    keutamaan generasi ini secara kolektif tidak bisa ditandingi dengan generasi manapun sejak zaman
    Nabi Adam Alaihis Salam

    Harap antum memberi rincian lebih jelas ttg perkara ini , kasihan umat yg tidak mengerti,
    Jangan sampai keteladanan para sahabat di mata umat hilang karena cara yang tidak ahsan ini.

    Para sahabat nabi adalah generasi terbaik yg Allah turunkan dimuka bumi,
    Perjalanan hidup mereka menjadi bintang bersinar di langit sejarah.
    Sebagai manusia tentu ada kekurangan dan khilaf, mereka bukan nabi atau malaikat yg terjaga dari kesalahan
    Namun kekhilafan mereka tidak mengurangi kemuliaan mereka sebagai generasi paling mulia yg pernah Allah turunkan dimuka bumi

    Wallahu ‘alam
    salam

    Balas

    • Salam wa rahmah,
      Terima kasih atas saran dan kritiknya.

      Mengenai kemurtadan sebagian sahabat Nabi, sebetulnya sudah mutlak secara tekstual disebutkan dalam hadits diatas.

      Memang betul bahwa ada banyak riwayat yang memaparkan mengenai keutamaan beberapa sahabat Nabi dan tidak jarang dari riwayat-riwayat itu yang ternilai sebagai riwayat dho’if.

      Warisan sejarah Islam, jika kita ingin bersikap obyektif, tidak sepenuhnya bercerita mengenai keteladanan para sahabat Nabi, tetapi juga bercerita mengenai pengkhianatan sahabat Nabi, saling caci bahkan saling bunuh diantara sahabat Nabi.

      Diriwayatkan dari Abu Jum’ah RA yang berkata “Suatu saat kami pernah makan siang bersama Rasulullah SAW dan ketika itu ada Abu Ubaidah bin Jarrah RA yang berkata “Wahai Rasulullah SAW adakah orang yang lebih baik dari kami? Kami memeluk Islam dan berjihad bersama Engkau. Beliau SAW menjawab “Ya, ada yaitu kaum yang akan datang setelah kalian, yang beriman kepadaKu padahal mereka tidak melihat Aku”.

      Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad Ahmad juz 4 hal 106 hadis

      Wallahu a’lam.
      Wassalam.

      Balas

  3. ALLAH MEMUTUSKAN.BAHWA YANG KAFIR SESUDAH NABI ADALAH PENBENCI PARA SAHABAT
    bismillah
    SURAH ALFATH”Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia(sahabat) adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya
    KARENA ALLAH HENDAK MENJENGKELKAN HATI ORANG2 KAFIR.
    Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh dari mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. 48:29)

    Balas

Respond to this post